Surabaya (beritajatim.com) – Kasus penyalahgunaan narkoba oleh aparat penegak hukum belakangan jadi sorotan. Yang terbaru, tertangkapnya Irjen Teddy Minahasa yang diduga mengonsumsi narkoba.
Terkait hal ini, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal)Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono bersikap tegas. Dia memberikan ancaman kepada siapapun prajurit TNI AL yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.
“Kami tegaskan semua anggota yang terlibat narkoba, pecat! Tidak ada ampun!” tegas Ahmadi saat menghadiri Wisuda ke-34 Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Sabtu (15/10/2022).
Ia juga menegaskan ancaman tak hanya bagi prajurit yang terlibat. Keluarga dari yang bersangkutan juga bakal dikenakan sanksi.
“Seorang prajurit, yang istrinya atau keluarganya, juga akan kami kenai sanksi, karena dia tidak bisa membina keluarga dengan baik. Itu cara kita memerangi narkoba,” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bahaya-narkoba”]
Tak hanya itu, lanjut Heri, pihaknya juga akan melakukan tes urin secara periodik untuk mengidentifikasi penyalahgunaan narkoba oleh para prajurit. “Waktunya tidak pasti,” ungkapnya.
Ia pun berpesan kepada generasi muda, terutama bagi lulusan UHT Surabaya agar tetap menjaga diri. Terlebih, para mahasiswa dan lulusan UHW juga sudah dibekali pelajaran moral oleh para dosen.
“Pastinya sentuhan moral yang diberikan oleh para dosen, saya yakin mereka sudah (terbentengi), dan mudah-mudahan terbentengi,” tandasnya. [ipl/beq]






