Surabaya (beritajatim.com) – Lama tak pulang kampung ke Kabupaten Blitar, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, akan disiapkan keluarga besarnya menu makanan kesukaan, seperti sayur lodeh dan sayur ikan gabus.
“Tak ada pesanan (makanan) secara khusus. Mas AU (Anas Urbaningrum) tak pernah minta menu khusus. Apa yang ada biasanya langsung dimakan dan dinikmati Mas AU,” kata Anna Luthfie, adik kandung Anas kepada beritajatim.com, Selasa (4/4/2023) siang.
Anna mengutarakan, AU sebagai orang yang lahir di kampung di Kabupaten Blitar, pola makannya mengikuti pola makan orang kampung. Di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, kampung halaman Anas, warga biasa memasak dan makan dengan lauk pauk seperti sayur lodeh, botok lamtoro, kulupan bersama dengan polo pendem, seperti telo godok, uwi, singkong rebus, pisang rebus, kacang rebus, dan lainnya.
“Itu juga menjadi kesukaan Mas AU,” jelas Anna.
Baca Juga:
Botok Lamtoro Menanti Kepulangan Anas Urbaningrum ke Blitar
Selain menu makanan rutin yang dikonsumsi warga kampung di Blitar, ada satu lauk pauk khas Blitar, yakni iwak kutuk atau ikan gabus sayur. Menu lauk pauk ini dipersiapkan keluarga besar Anas di Blitar dan disajikan saat berbuka bersama pada 11 April 2023 mendatang.
“Iwak kutuk atau ikan gabus sayur itu lauk pauk khas Blitar, yang di daerah lainnya belum tentu ada. Itu juga nanti disediakan selain sayur lodeh, tempe goreng, tahu goreng, dan makanan khas kampung lainnya. Di kampung saya tak ada tahu bacem atau tempe bacem. Yang ada biasanya tempe goreng,” ungkap Anna Luthfie.
Sayur ikan kutuk/ikan gabus itu merupakan lauk pauk khas Blitar. Ikan gabus dimasak dengan bumbu pedas dilengkapi tomat hijau dan cabe hijau untuk menambah kesegaran dan kelezatan. Saat disajikan dalam kondisi hangat plus nasi juga hangat serta sambal, makan sayur ikan gabus sangat terasa nikmatnya. Sebagai lauk pauk khas Blitar, sayur ikan gabus banyak dijual warga yang membuka warung makan di Blitar.
“Ikan gabus sayur itu lauk pauk khas Blitar,” tandas Anna.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah agenda telah dipersiapkan di kampung halaman Anas Urbaningrum di Kabupaten Blitar, seiring bebasnya yang bersangkutan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin Bandung pada 10 April 2023 mendatang.
Baca Juga:
Agenda Utama Anas Urbaningrum di Blitar: Sungkem kepada Ibu
Agenda kegiatan di kampung halaman Anas itu antara lain berbuka dan sahur bersama serta pembagian zakat mal. Hal itu dikatakan Anna Luthfie, adik kandung Anas Urbaningrum kepada beritajatim.com, Senin (3/4/2023) siang.
Dia mengemukakan, keluarga besar Anas di Blitar akan memberikan support penuh kepada langkah dan tindakan Anas ke depan. Yang penting semua langkah dan tindakan mantan Ketua Umum PB HMI itu memberikan kontribusi positif kepada bangsa, negara, dan umat. “Yang penting itu,” tukasnya.
Anna Luthfie mengaku sekarang sedang berada di kampung halamannya di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dia mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan rencana kepulangan kakak kandungnya di kampung halamannya di Blitar. “Prinsipnya kita bersyukur Mas Anas ‘merdeka’ di bulan Ramadhan ini,” tambahnya sekali lagi.
Ada sejumlah agenda yang telah dipersiapkan seiring kepulangan Anas ke kampung halamannya di Blitar. Pada tanggal 11 April 2023 siang, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu diperkirakan ke sampai di kampung halamannya di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat. Dia langsung sungkem kepada Ibunya, Bj Sriati, yang kini berusia 78 tahun.
Baca Juga:
Pulang ke Blitar, Anas Urbaningrum Bukber dan Bagi Zakat Mal
“Rencananya ada kegiatan berbuka bersama pada 11 April (2023) dan dilanjutkan dengan sahur bersama pada 12 April (2023) dini hari,” ungkapnya. Selain berbuka dan sahur bersama, selama di Blitar Anas akan membagikan zakat mal kepada warga di sekitar tempat tinggal orang tuanya. Pembagian zakat mal dilakukan pada tanggal 12 April 2023 pagi, sebelum Anas kembali ke Jakarta.
Nama Anas Urbaningrum sempat meroket di panggung politik nasional pada Pemilu 2009. Dia duduk sebagai Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik dan Otonomi Daerah. Saat itu, DPP Demokrat dipimpin Hadi Utomo dan Sekjen Marzuki Alie. Kemenangan Partai Demokrat 2009 tak lepas dari kontribusi pemikiran, tenaga, dan strategi Anas dan elite Demokrat lainnya.
Dua kali terjun di pesta demokrasi rakyat, tahun 2004 dan 2009, Partai Demokrat mengukir sejarah sebagai pemenang Pemilu 2009. Partai ini sekaligus menghantarkan tokoh panutannya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memenangkan dua kali Pilpres secara langsung. [air]






