Pasuruan (beritajatim.com) – Anak-anak di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, memanfaatkan libur semester dengan mengikuti kelas Bahasa Inggris yang digelar di kawasan wisata Kampung Kopi milik BUMDes Arjuna. Program edukatif ini menjadi alternatif positif agar anak-anak tetap aktif belajar sekaligus mengurangi kebiasaan bermain gawai secara berlebihan.
Kegiatan belajar Bahasa Inggris tersebut merupakan hasil kerja sama antara BUMDes Arjuna dan lembaga pendidikan Kampung Inggris Kediri. Pelatihan berlangsung selama dua bulan, dan saat ini sudah berjalan selama satu minggu sejak dimulai.
Sebanyak 25 anak berusia 5 hingga 9 tahun mengikuti kelas ini dengan antusias. Pembelajaran dibagi dalam dua sesi setiap harinya, yaitu pagi dan sore. Untuk berpartisipasi, peserta dikenakan biaya sebesar Rp250 ribu per dua minggu. Dana tersebut digunakan sebagai kontribusi pengembangan kegiatan yang rencananya akan terus digelar secara berkelanjutan.
Program ini mendapat sambutan positif dari para orang tua. Banyak dari mereka berharap anak-anak tetap mendapatkan stimulasi belajar yang menyenangkan selama libur sekolah. Bahkan meski masih tahap uji coba, permintaan untuk menambah peserta terus berdatangan.
Kepala Desa Jatiarjo, Dardiri, mengapresiasi tingginya minat warga terhadap kegiatan edukatif ini. Menurutnya, ini menjadi solusi agar anak-anak tetap produktif selama liburan. “Ini sangat bagus, anak-anak jadi produktif saat libur sekolah, kami akan dorong agar program terus berlanjut,” ujarnya, Sabtu (28/6/2026).
Salah satu peserta, Shofi, juga mengaku senang bisa mengikuti kelas Bahasa Inggris yang dibawakan dengan metode menyenangkan. “Tadi belajar story telling dan bisa bareng teman-teman, belajar sambil bermain itu seru,” katanya dengan antusias.
Tutor dari Kampung Inggris Kediri, Dela Ika Aulia Rachmat, menyampaikan bahwa pendekatan yang digunakan lebih pada pengenalan dasar Bahasa Inggris serta story telling agar anak tidak merasa terbebani. “Anak-anak sangat antusias, mereka welcome dan penuh semangat, jadi proses belajarnya menyenangkan,” jelas Dela.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Jatiarjo berharap dapat terus menghadirkan berbagai program edukasi serupa sehingga anak-anak di desa tumbuh dengan bekal keterampilan bahasa yang baik sejak dini. Upaya ini juga menjadi bagian dari optimalisasi potensi wisata edukasi di kawasan Kampung Kopi. [ada/beq]






