Jombang (beritajatim.com) – Tim SAR gabungan menemukan jasad seorang anak laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Pait, Jombang. Korban, yang bernama Adzriel Rafiq Syahputra (5), ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan jarak 1 km dari lokasi kejadian, Jumat (22/8/2025).
Proses evakuasi dilakukan dengan penuh hati-hati, mengingat kondisi medan yang cukup sulit, terutama dengan arus sungai yang deras. Tim SAR yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari berbagai instansi, termasuk Basarnas Surabaya yang dipimpin oleh Novix Heryadi.
Novix menjelaskan kronologi petaka tersebut. Adzriel, yang beralamat di Dusun Murangagung, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang, pada Kamis pagi, 21 Agustus 2025, bersama dengan dua temannya, Ahmad Ade Nur Ardiansyah (8) dan Kiyoshi Huda (7), bermain di sekitar sungai.
Ketiganya sepakat untuk mandi di Sungai Pait, yang terletak di dekat Dusun Murangagung. Menurut saksi, setelah sekitar 15 menit mandi, korban tiba-tiba terbawa arus sungai yang deras. Kedua saksi lainnya berusaha mencari korban dengan mengendarai sepeda, namun usaha mereka tidak membuahkan hasil.
“Saat kejadian, arus sungai sangat deras, dan kedalamannya bervariasi, dengan yang terdalam mencapai 5 meter. Ini membuat upaya pencarian semakin sulit,” ujar Novix Heryadi, usai penemuan korban.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polres Jombang, serta relawan akhirnya berhasil menemukan korban dan mengevakuasinya pada pukul 10.00 WIB pada Jumat, 22 Agustus 2025. Korban kemudian diserahkan ke rumah duka.
Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat. Pihak berwajib mengimbau agar orang tua lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama di area sungai dengan arus yang cukup deras, untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. [suf]






