Jember (beritajatim.com) – Sempat ambruk saat bernyanyi di acara kondangan warga, Mulyono (50), Kepala Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu, Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Kaliwates, Senin (22/5/2023) siang.
Sebelum ambruk dan meninggal, Mulyono melakukan sejumlah kegiatan di desanya, Minggu (21/5/2023). “Sejak siang Pak kades berkegiatan bersama Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) terus, menghadiri muyawarah (Muhammadiyah Ambulu), terus ke Banyuwangi,” kata Kepala Kepolisian Sektor Ambulu Ajun Komisaris Suhartanto.
Sepulang dari Banyuwangi, Mulyono tidak beristirahat, Ia menghadiri acara kondangan menyambut kedatangan warganya yang ikut audisi lomba menyanyi di Jakarta dan pulang setelah tereliminasi. “Oleh warga setempat, ia disambut agar berbesar hati walau tak lolos. Pak Kades salah satu yang memberikan penghormatan kepadanya agar tetap berbesar hati,” kata Suhartanto.
“Mungkin karena terlalu capek, saat diminta memberikan sambutan dan bernyanyi, beliau drop dan jatuh sakit. Beliau dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia,” kata Suhartanto.
Suhartanto tidak tahu persis penyakit Mulyono. “Yang jelas beliau kecapekan,” katanya.
Mulyono menjadi kades sejak 2014. Sebelumnya dia adalah seorang pedagang ayam dan pernah menjadi kepala dusun selama tiga tahun. Dia juga sempat menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ambulu. [wir]






