Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC dijadwalkan kembali menjalani lagi tandang pada lanjutan kompetisi domistik, Super League 2025-2026. Kali ini mereka bakal menghadapi tuan rumah PSM Makassar, Minggu (2/11/2025) mendatang.
Laga menghadapi Juku Eja, dipastikan menjadi laga sarat emosi khususnya bagi penyerang asing Laskar Sape Kerrab, Joao Albertine Pereira. Di mana pemain yang akrab disapa Balotelli merupakan mantan bintang dari tim asal Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi tim pertama saat memulai karir di Indonesia.
Namun pemain berkebangsaan Guinea-Bissau, tetap akan berupaya tampil maksimal bersama tim yang saat ini dibelanya. Sekaligus bakal menjadi motivasi dan spirit untuk pecah telor dan membawa Madura United membawa pulang poin dari markas tim kebanggaan masyarakat Sulsel.
“Persiapan lancar, kami berharap bisa pergi kesana (PSM Makassar) dan mendapatkan 3 poin. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus, dan kami akan berusaha maksimal untuk mendapatkan kemenangan,” kata Balotelli, Kamis (30/10/2025).
Meski begitu, dirinya masih memiliki beban pribadi untuk mengakhiri paceklik gol. Sebab selama ini dirinya belum sekalipun mampu menyumbangkan gol bagi Madura United, sehingga menghadapi kekuatan lawan dengan karakter cepat dan agresif bakal menjadi tantangan tersendiri.
“PSM adalah tim pertama yang membuka jalan bagi kami untuk datang ke Indonesia. Itulah mengapa ini pertandingan ini menjadi spesialis, jika mencetak gol, kami tidak akan selebrasi,” tegasnya.
Untuk diketahui, Balotelli hanya memperkuat PSM Makassar selama setengah musim 2024/2025. Kendati singkat, kontribusinya cukup berpengaruh bagi tim asal Makassar tersebut. Dalam tiga laga awalnya, pemain berusia 28 tahun itu langsung beruntun mencetak gol. [pin/aje]






