Gresik (beritajatim.com)- Ambisi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) untuk memuaskan ribuan pendukungnya di ajang Proliga 2025 sirna. Bertanding di GOR Tridharma Petrokimia pada Jumat (10/1/2025), Maya Indri dkk harus mengakui keunggulan Jakarta Livin Mandiri dengan skor 2-3 (25-18, 16-25, 17-25, 25-16, 8-15).
Pada set pertama, GPPI tampil meyakinkan dengan memanfaatkan dukungan penuh dari suporter. Meski sempat dikejar hingga skor 12-12 oleh Jakarta Livin Mandiri, tim tuan rumah berhasil mengakhiri set ini dengan kemenangan 25-18.
Namun, pada set kedua, momentum berpindah ke pihak Jakarta Livin Mandiri. Siti Nur Fadillah dan kolega tampil dominan, sementara GPPI mulai kehilangan konsistensi akibat beberapa kesalahan, termasuk dari pemain asing mereka, Kitania Media. Jakarta Livin Mandiri menutup set ini dengan skor 16-25.
Di set ketiga, GPPI semakin tertekan. Ketertinggalan poin sejak awal set menjadi sulit untuk dikejar akibat sejumlah kesalahan mendasar. Akibatnya, mereka kembali kalah dengan skor 17-25.
Berusaha bangkit, GPPI tampil lepas di set keempat. Didukung permainan apik dari tosser Arneta, mereka mampu mengunci kemenangan dengan skor 25-16, memaksa laga dilanjutkan ke set penentuan.
Namun, pada set kelima, GPPI kembali terperangkap dalam pola permainan yang banyak diwarnai kesalahan. Jakarta Livin Mandiri memanfaatkan situasi ini untuk mendominasi jalannya set dan memastikan kemenangan dengan skor 8-15.
Pelatih Gresik Petrokimia, Ayub Hidayat, mengakui kekalahan ini sebagai hasil dari sejumlah kekurangan, terutama di bola pertama.
“Ini menjadi kendala sehingga tim kami banyak kehilangan poin. Ditambah pemain asing kami Tranh Thi Thanh Tuy kurang maksimal. Sehingga menjadi evaluasi di pertandingan selanjutnya,” ujar Ayub.
Di sisi lain, Asisten Pelatih Jakarta Livin Mandiri, Risco Herlambang, memberikan apresiasi kepada timnya yang bermain solid meski menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah.
“Kemenangan ini tidak lepas dari pemain kami yang bermain enjoy. Ditambah pemain asingnya Marina juga banyak memberi kontribusi poin,” kata Risco.
Hasil ini membuat Jakarta Livin Mandiri terus melaju, sementara GPPI harus segera mengevaluasi performa untuk pertandingan berikutnya. [dny/ian]






