Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 327 personel gabungan diterjunkan Polresta Mojokerto dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Operasi Lilin Semeru 2022 berlangsung selama 11 hari, mulai tanggal 23 Desember 2022 hingga tanggal 2 Januari 2023.
Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Mahapatih Gajah Mada, Kamis (22/12/2022) tersebut dipimpin langsung Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo.
“Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Diharapkan pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 mampu berjalan dengan kondusif,” ungkapnya.
Dukungan TNI, pemerintah daerah, mitra kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari. Yakni mulai tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan tqnggal 2 Januari 2023 dan dilanjutkan dengan KRYD mulai tanggal 3 Januari sampai dengan tanggal 9 Januari 2023.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia sudah terkendali sehingga pemerintah memberikan pelonggaran berbagai aktivitas masyarakat termasuk Nataru dengan menetapkan seluruh wilayah berada pada PPKM Level 1,” katanya.
Sebagaimana perintah dari Presiden Joko Widodo, lanjut Kapolresta membacakan amanat Kapolri, meminta persiapan seluruh sektor dan stakeholder dalam mengantisipasi gangguan dan masalah saat Natal dan tahun baru betul-betul disiapkan. Tujuannya agar masyarakat merasa nyaman dan juga aman.
“Pengamanan Nataru, terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pada sisi kesehatan, kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya lonjakan Covid-19, terlebih saat ini telah muncul subvarian baru omicron BN.1 yang lebih cepat menular. Saya berpesan jadikan pengamanan Nataru sebagai sebuah kebanggaan,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Kapolresta membacakan amanat Kapolri, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masingmasing sesuai rencana operasi dengan mengedepankan langkah prediktif serta deteksi dini.
“Agar rekan-rekan senantiasa menjaga kesehatan dan terus meningkatkan keimanan, serta ketakwaan terhadap Tuhan YME, serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Tanamkanlah dalam diri, bahwa apa yang kita lakukan merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta merupakan bagian dari ibadah itu sendiri,” pesannya.
Sementara itu, Kapolresta dalam pesannya mengingatkan tragedi bom Natal di Kota Mojokerto pada tahun 2000 lalu yang menewaskan anggota Banser, Riyanto. Mengacu dengan tragedi 22 tahun yang lalu, Kapolresta berharap anggota jangan underestimate dan tetap waspada.
“Saya minta kepada seluruh personel pengamanan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan kesiap siagaan sehingga kegiatan pengamanan nataru dapat berjalan dengan baik” pungkasnya.
Sekedar diketahui, dalam Operasi Lilin Semeru 2022 yang berlangsung selama 11 hari, Polresta Mojokerto menerjunkan 327 personel gabungan. Ada sebanyak lima pos pengamanan didirikan di wilayah hukum Polresta Mojokerto yakni Pos Pam Terminal, Pos Pam Stasiun KA, Pos Pam Sunrise Mall, Pos Pam Jembatan Gajahmada Utara dan Pos Pam Exit Tol Gedeg. [tin]







