Kediri (beritajatim.com) – Revitalisasi Alun-alun baru Kota Kediri bakal dikerjakan selama 2.100 hari ke depan.
Ada tiga permintaan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar terhadap wajah Alun- alun baru Kota Kediri nantinya.
Tiga permintaan Wali Kota Kediri yang karib disapa Mas Abu ini disampaikan saat ground breaking beberapa waktu lalu di lokasi proyek pembangunan kembali Alun Alun baru Kota Kediri.
Baca Juga : Revitalisasi Alun Alun Kediri, Ratusan Pohon Dirobohkan
Apa saja permintaan Wali Kota Kediri? Melalui permintaan ini, Mas Abu ingin memiliki wajah berbeda dari Alun-alun dan mengembalikan fungsinya seperti zaman dahulu.
1. Tak Sekedar Tempat Wisata, Tetapi Sarana Edukasi
Permintaan Wali Kota Kediri terhadap Alun Alun baru Kota Kediri adalah tidak hanya sekedar tempat berwisata saja.
Tetapi, Wali Kota berharap Alun Alun Baru Kota Kediri nantinya juga menjadi sarana edukasi serta tempat belajar bagi semua warga Kota Kediri.
“Tidak hanya pariwisata, tetapi menjadi media edukasi yang bisa mengedukasi masyarakat disini,” ungkap Mas Abu.
Baca Juga : Alun-Alun Kota Kediri Akan Jadi Karya Arsitektural Timeless
2. Ingin Dibangunkan Perpustakaan
Untuk mewujudkan permintaan pertama yakni, menjadi media pembelajaran, Wali Kota Kediri ingin dibangunkan perpustakaan di Alun Alun Baru Kota Kediri.
Kehadiran perpustakaan di Alun Alun Kota Kediri akan menambah literasi masyarakat. Sehingga tingkat baca masyarakat Kota Kediri semakin meningkat.
“Nanti ada perpustakaan dan saya minta budayawan ikut mengisi literasinya tentang Kota Kediri. Tentang bangunan kuno dan Kerajaan Kediri, sehingga jadi tempat yang keren,” tutur Mas Abu.
Baca Juga : Intip Desain Alun-Alun Kota Kediri Sekaligus Filosofinya
3. Dikembalikan pada Fungsi Awal
Wali Kota Kediri mengatakan, fungsi Alun-alun seperti era zaman dulu adalah sebagai sarana sosialisasi masyarakat dengan model seperti lapangan terbuka, tidak bersekat dan berumput yang dikelilingi jalan.
“Filosifinya mengembalikan Alun alun pada era dulu, zaman dulu. Alun alun adalah tempat yang lapang yang bisa kita pakai, bisa kumpul bersama dan bersosialisasi disini,” terang Mas Abu.
Mas Abu menyebut setelah revitalisasi ini rampung masyarakat bisa berkumpul, bersosialisasi dan bersantai di alun-alun baru. Akan ada pusat kuliner atau pedagang kaki lima untuk memanjakan masyarakat.
Baca Juga : Wali Kota Kediri Groundbreaking Pengembangan RTH Alun-Alun
Para penyandang disabilitas tak perlu khawatir, desain baru ini akan lebih ramah bagi mereka.
Sebelumnya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melakukan groundbreaking pengembangan ruang terbuka hijau Alun-Alun Kota Kediri yang ditandai dengan penarikan tuas molen, Selasa 27 Juni 2023 lalu.
Groundbreaking ini sebagai tanda bahwa impian seluruh warga memiliki alun-alun baru yang desain dan arsitekturnya keren akan segera terwujud. [nm/ted]






