Malang (beritajatim.com) – SMA Negeri 1 Malang sebagai salah satu sekolah favorit di kota ini melahirkan banyak alumni yang kini sukses bekerja disejumlah profesi yang digeluti. Para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Mitreka Satata (IKAMISA) menggelar Sinau Bareng Alumni pada Senin (13/4/2026).
Setidaknya 913 siswa mulai dari kelas 10 hingga 12 mengikuti kegiatan ini. Para siswa tidak sekadar mendapatkan motivasi atau cerita sukses. Sebab kehadiran para alumni ini juga diikuti kegiatan bedah 18 profesi yang kini menjadi karir profesional para alumni.
18 profesi itu diantaranya yaitu Dosen/Guru, ASN, Dokter/Ahli Gizi/Apoteker/Perawat, TNI, Polri, Bisnis, Keuangan, Teknologi Informasi, Perusahaan Multinasional, Lembaga Nasional, Pemasaran dan Konten Kreatif, Bekerja Luar Negeri, Pengembangan SDM, Teknik Sipil, Hukum, Pariwisata dan Perhotelan serta profesi ahli seperti Chef, Grafik Desainer, Fotografer dan Wartawan.
Ketua Umum DPP IKAMISA, Anang Syarif Hidayat mengatakan, bahwa mereka membuat Sinau Bareng agar para siswa tidak kebingungan setelah lulus. Mereka akan mempunyai pandangan bagaimana profesi yang cocok seperti yang digeluti para alumni.
“Kita ingin mereka (siswa dan siswi) punya gambaran jelas. Bukan hanya mimpi, tapi juga paham realitas antara harapan dan kemampuan,” ujar Anang.
Sebelum mengikuti Sinau Bareng, siswa diminta menentukan profesi impian. Setelah itu IKAMISA menghadirkan alumni sesuai bidang untuk berbagi pengalaman langsung mereka mengupas strategi meraih karier, bicara soal dinamika pekerjaan, hingga hambatan yang kerap dihadapi didunia kerja.
“Dari 18 profesi itu, kita kumpulkan alumninya. Mereka menjelaskan bagaimana menjalani profesi tersebut, bagaimana berjuang dan mencapai prestasi,” kata Purnawirawan Jenderal Polisi itu.
Kepala SMAN 1 Malang, Sasongko, mengatakan meski sekolah telah menyediakan bimbingan konseling dan berbagai dukungan, siswa masih banyak yang kebingungan setelah lulus. Untuk itu kehadiran alumni dinilai memberi dampak berbeda.
“Anak-anak jadi melihat langsung contoh nyata. Ini kakak kelas mereka yang dulu sekolah di sini, sekarang sudah sukses di berbagai bidang. Ini luar biasa (sinau bareng alumni). Saya sudah bertugas di empat sekolah, dan di sini yang paling terasa kekuatan alumninya. Mereka rela datang di tengah kesibukan karena kecintaan pada sekolah,” kata Sasongko.
Sementara itu, salah satu siswa kelas XI D, Moch Viky Bintang Angkasawan mengatakan, materi yang disampaikan para alumni mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari teknologi informasi, multimedia, arsitektur, hingga teknik elektro. Dia senang karena, alumni tidak hanya memperkenalkan profesi, tetapi juga menjelaskan kompetensi yang akan dipelajari serta peluang kerja di masa depan.
“Jadi kami diberikan gambaran umum terkait profesi itu nantinya bekerja di bidang mana saja, lalu apa saja yang akan dipelajari. Saya sendiri jadi lebih paham. Saya sangat puas, karena bisa mendapatkan gambaran apa saja yang akan saya pelajari kalau masuk ke bidang yang saya inginkan,” ujar Viky. (luc/ian)






