Surabaya (beritajatim.com) – Alumni Stikosa AWS saling bertarung untuk menginspirasi mahasiswa dalam Festival Komunikasi Ramadhan 2023 yang telah diselenggarakan mulai 4 April 2023 hingga 11 April 2023 mendatang.
Acara yang digagas oleh Ikatan Alumni Stikosa AWS (IKA Stikosa AWS) didukung Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT) dan akademik Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal para alumni yang telah sukses di bidangnya masing-masing terutama di dunia media.
“Festival ini melibatkan pimpinan kampus Stikosa AWS, yayasan, alumni, dan mahasiswa,” terang Moh. Zurqoni, Ketua IKA Stikosa AWS, Kamis (06/04/2023).
Zurqoni menambahkan, para alumni diajak untuk terlibat langsung dalam proses belajar bersama untuk memberikan ilmu yang sudah didapat di dunia kerja. Seperti Hendro D. Laksono misalnya. Pria yang aktif di Beritajatim.com dan menjadi Redaktur Pelaksana di Pilar.id ini telah memaparkan kiat menjadi wartawan di era media digital.
Lalu pada Selasa (4/4/2023) ada Mamuk Ismuntoro, alumni angkatan 1994, fotografer profesional dan pendiri Komunitas Matanesia yang memaparkan gagasan tentang ‘Menakar Fungsi Foto Jurnalistik dalam Lanskap Media Sosial’.
“Jadi festival ini menjadi ikhtiar bersama. Mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif dan inspiratif. Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh kawan alumni yang mau terlibat, juga dukungan kampus dan Yayasan PWJT. Di tengah kesibukan, mereka masih mau turun gunung berbagi wawasan,” imbuh Zurqoni.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/redpel-pilar-id-beri-kuliah-umum-di-stikosa-aws/
Sementara itu, Plt Ketua Stikosa AWS, Jokhanan Kristiyono mengatakan, ia sangat mendukung langkah berbagi yang diinisiasi IKA Stikosa AWS ini.
“Kawan-kawan alumni memiliki pemahaman istimewa karena pengalaman. Dan hal ini dibagikan dalam forum pembelajaran di kampus. Tentu jadi hal yang mencerahkan,” katanya.
Jokhanan menegaskan jika pihak kampus berniat mengembangkan gagasan Alumni Insight, forum yang mempertemukan mahasiswa dengan alumni yang akan membagikan pengalaman kerja nyata di dunia komunikasi massa.
“Dengan demikian mahasiswa bisa mendapat referensi kuat tentang tantangan dunia komunikasi saat ini dan masa depan,” tegas Jokhanan. [ang/but]






