Jombang (beritajatim.com) – Alumnus SMA Muhammadiyah 1 Jombang tertantang untuk mengembalikan kejayaan sekolah tersebut. Untuk itu, ikatan alumnus meneken MoU (kesepakatan bersama) dengan Kepala SMA Muhammadiyah 1 Jombang, Rabu (25/1/2023), di Masjid Ahmad Dahlan setempat.
Sekolah yang dulunya berada di Jl dr Soetomo Jombang ini sudah menghasilkan alumni yang menyebar di seluruh nusantara. Dari situ muncul banyak tokoh di berbagai bidang. Namun, lima tahun belakangan ini sekolah redup. Jumlah murid terjun bebas.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Jombang Eko Arif Budianto menyambut hangat kepedulian alumnus membangkitkan kejayaan almamaternya. Eko mengaku bahagia dan membuka diri seluas-luasnya akan peran aktif alumnus.
[berita-terkait number=”4″ tag=”muhammadiyah”]
“Ke depan, kami ingin sinergi ini terus berlanjut sampai 5 tahun kedepan, agar menjadikan SMA Muhammadiyah 1 Jombang kembali jaya seperti masa lalu. Kami sampaikan terima kasih kepasa seluruh alumni,” ujar Eko Arif Budianto.
Ketua Alumni SMA Muhammadiyah 1 Jombang Arief Kuswirasasono mengatakan hal serupa. Menurutnya, dua puluh tahun lalu sekolah tempatnya belajar sangat terpandang. Banyak prestasi yang lahir dari sekolah tersebut. Sudah begitu muridnya juga banyak.
Hanya saja, lima tahun terakhir, jumlah murid mengalami penurunan. Hal itulah yang membuat alumnus prihatin. “Nah, melalui MoU ini kami bertekad mengambalikan kejayaan SMA Muhammadiyah 1 Jombang,” kata Arief Kuswirasasono.
Arief mengatakan, para alumni melakukan pertemuan menggunakan zoom meeting. Dari situlah ide-ide untuk mengembalikan kejayaan sekolah muncul. Semua alumnus SMA Muhammadiyah mengaku prihatin dengan kondisi siswa yang terus menurun. “Kami siap untuk membenahi,” lanjutnya.

Arief mengungkapkan, banyak alumnus SMA Muhammadiyah 1 Jombang yang menjadi tokoh di masyarakat, pengusaha, serta guru besar. Semuanya siap memberi ‘darah segar’ baik ilmu, energi, manajemen, pembiayaan dan branding.
Itu semakin klop dengan berpindahnya SMA Muhammdiyah dari Jl dr Soetomo ke Sengon Jombang. Lokasi yang baru itu lebih segar. Lokasinya di tepi hamparan sawah. Tentu saja, hal tersebut menjadikan murid belajar ditemani udara segar.
“Kami siap bergerak bersama segenap pengajar dan pendidik SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Yakni bersama-sama memajukan sekolah ini,” pungkasnya. [suf/ted]






