Surabaya (beritajatim.com) – Alumni lintas generasi berkumpul di Reuni Akbar FISIP Untag Surabaya. Acara ini menjadi momen untuk saling bertemu, bertukar kabar, dan memperkuat ikatan komunitas alumni.
Reuni ini mempertemukan angkatan mulai 1985 hingga 2024 di enam prodi FISIP Untag Surabaya. Di situ, mereka kembali mengenang dan merayakan kenangan saat berkuliah di Untag Surabaya.
“Kami jadikan momen ini sebagai wadah silaturahmi antar alumni dan mengenang masa perkuliahan. Kami juga membentuk ikatan alumni fakultas dan prodi,” ujar Dekan FISIP Untag Surabaya Dr Ayun Maduwinarti, Minggu (26/5/2024).
Meski reuni ini bukan menjadi sebuah agenda rutin, namun Ayun melihat solidaritas dan hubungan baik antar lintas angkatan yang begitu hangat. Ia mengaku senang banyak alumni yang menyempatkan untuk hadir.
“Senang sekali melihat wajah-wajah ceria dari para alumni. Artinya, meskipun hadir dari berbagai generasi berbeda, mereka tetap bisa berkenalan dan berkomunikasi dengan hangat,” tuturnya.
Baginya, kegiatan ini memberikan banyak manfaat positif, khususnya dalam memunculkan peluang kerjasama ataupun mendapatkan jaringan. Di sisi lain, reuni ini juga sebagai wujud loyalitas terhadap almamater.
“Harapannya, nanti para alumni ini akan lebih mengetahui program-program baru atau perubahan yang terjadi di Untag Surabaya dan dapat kita ajak untuk berkontribusi dalam pengembangan kegiatan lainnya,” terang Ayun.
Sebelum dikenal dengan nama FISIP, fakultas yang sudah berdiri selama 39 tahun ini dulu bernama Fakultas Ilmu Administrasi (FIA). Ada tiga prodi di dalamnya, yakni Prodi Administrasi Negara, Administrasi Niaga dan Diploma III Sekretaris dan Public Relations.
Program diploma mulanya dibuka untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli madya bidang sekretaris dan public relation. Namun, karena ingin fokus pada program sarjana, maka tahun 2000 dibuka S1 Ilmu Komunikasi.
“Sementara itu, tahun 2001 Program Diploma III Sekretari dan Public Relations ditutup dan tahun 2002 FIA berubah nama menjadi FISIP,” ungkap Ayun. [ipl/but]






