Jombang (beritajatim.com) – Alat peraga kampanye (APK) Pilkada 2024 yang merupakan fasilitas dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jombang hingga saat ini belum terpasang. Padahal kampanye dua paslon (pasangan calon) sudah dilakukan sejak 25 September 2024.
Nah, hal itulah yang memantik kekecewaan tim dari paslon nomor 1 Mundjidah Wahab-Sumrambah dan paslon nomor 2 H Warsubi-KH Salmanudin Yazid (Warsubi-Salman) atau WarSa. Mereka menilai kinerja KPU Jombang sangat lambat. Padahal anggaran total Pilkada Rp62,3 miliar sudah ada.
“Tentu kami kecewa dengan lambatnya kinerja KPU dalam memasang APK. Kami berharap segera diselesaikan. Karena kampanye sudah berlangsung dua pekan. Apalagi anggaran kan sudah ada,” kata Ketua Tim Pemenangan Mundjidah-Sumrambah, M. Syarif Hidayatullah, Rabu (9/10/2024).
Menurutnya, APK Paslon yang menjadi tanggungjawab dari KPU Jombang juga sudah ditunggu oleh masyarakat. Mengingat waktu kampanye juga terus berjalan dan jangan sampai dipasang ketika masa kampanye mulai berakhir.
Pria yang akrab disapa Gus Sentot ini juga mendesak agar dalam waktu 2-3 hari kedepan APK Paslon fasilitas KPU Jombang harus sudah dipasang. Jika belum terpasang, maka Gus Sentot akan mendatangi KPU Jombang untuk meminta penjelasan.
Hal serupa disampaikan juru bicara paslon nomor urut 2 Warsubi-Salman atau WarSa, Subaidi Muchtar. Pihaknya merasa dirugikan atas tidak prefesionalnya kinerja yang dilakukan oleh KPU Jombang.
“Waktu kampanye tinggal 49 hari. Tapi APK yang seharusnya difasilitasi KPU belum juga terpasang. Jelaslah sangat kecewa. Saya pikir harusnya sudah selesai semua karena anggaran sudah ada,” kata Subaidi.
Oleh sebab itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Jombang ini mendesak agar dalam minggu ini KPU Jombang segera menuntaskan kewajibannya memasang APK Paslon. Karena hal tersebut merupakan kwajiban KPU yang sudah diatur dalam undang-undang.
“Itu kewajiban KPU untuk menyosialisasikan ke masyarakat. Kalau dalam minggu ini tidak terpasang kami dari tim WarSa akan berkirim surat ke KPU Jombang,” ujarnya.
Komisioner KPU Jombang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ayatulloh Khumaini membenarkan mengenai keterlambatan KPU sampai saat ini belum memasang APK kedua Paslon peserta Pilkada.
“Saat ini masih tahap menentukan proses yang akan mencetak,” kata Ayatulloh saat dikonfirmasi pada Selasa (8/10/2024). [suf]






