Surabaya (beritajatim.com) – Ali putra Khofifah resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Alasan lebih lengkapnya dijelaskan oleh Mugianto, Ketua BPOKK Demokrat Jatim.
Ali Mannagalli Parawangsa yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat, sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf sekaligus terima kasih ke Demokrat lewat video yang diunggah di akun Instagramnya @aliparawansa.
Hal ini sontak membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kebenarannya. Lantaran unggahan tersebut sudah dihapus beberapa saat kemudian. Selain itu, tak sedikit juga yang mempertanyakan tentang alasan pengunduran diri Ali, jika benar adanya.
Belakangan warganet yang menduga jika putra dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa tersebut ingin bergabung dengan partai lain. Namun hal tersebut ditepis oleh pimpinan partai. Akan tetapi membenarkan pengunduran itu.
BACA JUGA: Bupati Ponorogo Dampingi Gubernur Khofifah Ground Breaking Monumen Reog
Ketua BPOKK Demokrat Jatim, Mugianto, pun akhirnya membenarkan kabar yang sebelumnya masih simpang siur itu. Namun, alasan sesungguhnya disebutkan bahwa tidak ada kaitannya dengan bergabungnya Ali ke partai lain.
“Mas Ali kemarin menyampaikan, khawatir tidak bisa optimal di kepengurusan harian partai, karena harus fokus menuntaskan studi dan ingin merintis karir profesional,” beber Mugianto kepada beritajatim.com.
Adapun alasan yang mendasari Ali undur diri dari Demokrat ialah agar dapat fokus dengan pendidikannya di Universitas Airlangga. Selain ingin ingin fokus dengan pendidikan yang kini intensitasnya makin tinggi, Ali juga sempat menjelaskan bahwa dirinya ingin merintis karier profesional.
“Mirip dengan ketua kami, Mas Emil Dardak, yang dulu juga berkarir profesional dulu sebelum akhirnya terjun ke politik,” lanjut pimpinan partai Demokrat Jatim itu.
Menurut keterangan Mugianto, hal tersebut yang membuat Ali khawatir jika tidak bisa optimal di kepengurusan harian partai. Mugianto juga menegaskan bahwa Partai Demokrat Jatim pun mendukung penuh atas keputusan yang diambil Ali. Terlebih, kariernya yang dianggap masih panjang.
BACA JUGA: Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Pemasaran Durian Ngawi
“Dia ingin fokus menuntaskan tugas akademik yang intensitasnya semakin tinggi dan mulai meniti karir profesional,” tegasnya.
Kini, Ali putra Khofifah sudah dinonaktifkan dari jabatan Wakil Ketua DPD sekaligus sebagai kader Demokrat. (fyi/ian)






