Surabaya (beritajatim.com) – Direktur Utama PT Gedung Expo Wira Jatim (GEWJ)-Pengelola JX-International, Arief Wisnu Cahyono akhirnya buka suara terkait tudingan tidak profesional dan berbuat sewenang-wenang. Sehingga, menyebabkan pelaksanaan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) tahun ini akan dibatalkan.
“Menanggapi berita dibatalkannya pelaksanaan PSLI 2019 oleh Bapak M Anis selaku Ketua Sanggar Merah Putih sebagai pelaksana, kami direksi dan manajemen JX-International menyatakan permohonan maaf kepada Bapak M Anis. Ini hanya akibat kekeliruan administrasi,” tegasnya kepada wartawan di JX International Surabaya, Kamis (22/8/2019).
Pihaknya berjanji secepatnya akan mencarikan solusi terbaik, agar event PSLI 2019 bisa terlaksana sebagaimana mestinya.
“Apalagi event ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi Jatim, serta sudah masuk dalam Kalender Wonderfull Indonesia 100 event nasional. Kami sangat mendukung event yang peduli terhadap perkembangan kesenian, terutama seni lukis Indonesia,” tukasnya.
Kapan pelaksanaannya? “Kami akan membahasnya secara teknis dengan Bapak M Anis. Manajemen berusaha keras mencari solusi agar event PSLI 2019 tetap terlaksana sesuai jadwal,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 140 orang pelukis terancam gigit jari pada tahun ini. Pasalnya, tahun ini, pelaksanaan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) akan dibatalkan.
Panitia PSLI dari Sanggar Merah Putih telah berkirim surat pemberitahuan pembatalan kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (20/8/2019) kemarin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”seni”]
Sedianya, PSLI XII berlangsung pada 11-20 Oktober di JX International, Jalan Ahmad Yani Surabaya. Ajang yang diikuti 140 pelukis dari seluruh Indonesia ini sudah setiap tahun digelar di gedung milik Pemprov Jatim itu, karena memang PSLI diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur setiap tanggal 12 Oktober.

Ketua Sanggar Merah Putih, M Anis sebagai penyelenggara mengatakan, surat yang disampaikan kepada Gubernur Jatim itu berisi permohonan maaf karena terpaksa membatalkan PSLI tahun ini.
“Ini disebabkan tidak profesionalnya dan sewenang-wenangnya pihak pengelola gedung JX International, yaitu PT Gedung Expo Wira Jatim sebagai anak perusahaan BUMD PT PWU (Panca Wira Usaha) Jatim,” kata M Anis kepada wartawan di RM Sari Nusantara Surabaya, Rabu (21/8/2019). [tok/but]






