Gresik (beritajatim.com) – Upaya dua pelaku pencurian sepeda motor di parkiran sebuah toko fotokopi di Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, berakhir gagal total. Salah seorang pelaku berhasil ditangkap warga setelah aksinya dipergoki langsung oleh pemilik kendaraan.
Pelaku yang tertangkap tidak sempat melarikan diri dan menjadi sasaran amukan warga yang geram dengan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor di kawasan tersebut.
Sementara itu, seorang pelaku lainnya berhasil lolos menggunakan sepeda motor yang dipakai sebagai sarana kejahatan.
Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan adanya percobaan pencurian sepeda motor tersebut. Menurutnya, identitas pelaku yang diamankan masih belum diketahui karena tidak membawa kartu identitas.
“Pelaku yang berhasil diamankan belum diketahui identitasnya karena tidak membawa identitas diri,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Peristiwa curanmor itu bermula ketika korban, Rizki Ferdian Putra (26), memarkir sepeda motor matiknya di area parkir toko fotokopi.
Tak lama kemudian, dua pelaku diduga mulai menjalankan aksinya dengan menggunakan peralatan khusus untuk membobol kunci motor.
Korban yang berada di dalam toko mendengar suara mencurigakan dari arah parkiran. Saat mengintip melalui etalase, ia mendapati sepeda motornya sudah dalam kondisi menyala dan hendak dibawa kabur oleh pelaku. “Korban mendengar suara kunci motor yang diotak-atik. Saat melihat keluar, sepeda motornya sudah hidup dan hendak dibawa kabur,” ungkap Arif.
Tanpa pikir panjang, korban langsung mengejar pelaku yang membawa kabur motornya. Aksi kejar-kejaran itu hanya berlangsung beberapa meter dari lokasi kejadian.
Korban berhasil menarik tas yang dibawa pelaku hingga membuat pelaku kehilangan keseimbangan dan gagal melarikan diri. Kesempatan itu dimanfaatkan warga sekitar untuk menangkap pelaku.
Emosi warga yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran aksi main hakim sendiri sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian. “Setelah berhasil diamankan, pelaku sempat diamuk massa di lokasi kejadian,” imbuh Arif.
Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri menggunakan sepeda motor yang dipakai saat beraksi. Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang buron sekaligus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku yang telah diamankan.
Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut. “Laporan Polisi telah dilimpahkan ke Polres Gresik. Pelaku yang diamankan masih dalam pengembangan,” pungkas AKP Arif Rahman. (dny/kun)






