Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengunjungi mall UMKM di depan museum keraton Sumenep, Sabtu (09/07/2022). Sambil melihat-lihat produk-produk yang dijual di UMKM, Bupati menyempatkan diri duduk santai, berbincang dengan pengelola UMKM.
“Hari ini mumpung jadwal tidak terlalu padat, saya sempatkan nengok Mall UMKM. Setelah diresmikan 2 minggu lalu,” katanya.
Sambil berbincang, Bupati disuguhi kopi jamu, salah satu produk UMKM. Terbuat dari biji kopi asli, dicampur dengan rempah-rempah pilihan, membuat rasa dan aroma kopi jamu ini lebih mantap. Kopi spesial itu dijual dalam bentuk bubuk, dikemas khusus dengan label kopi jamu.
“Nah seperti kopi jamu atau minuman-minuman lain yang ada di mall UMKM ini, tidak menutup kemungkinan akan kebanjiran pesanan kalau pasarnya sudah terbuka. Orang sudah mulai mengenal lewat mall UMKM ini,” ujar Bupati.
Karena itu, ia meminta agar Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep menyiapkan pola kemitraan dengan pinjaman modal, bagi pelaku UMKM yang mulai kesulitan modal akibat tingginya permintaan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sumenep”]
“Silahkan dikemas bagaimana sistem pinjaman modal itu. Yang penting bisa membantu pelaku UMKM yang biasanya memang modalnya terbatas,” terang Bupati.
Ia juga meminta agar sistem pembayaran di kasir Mall UMKM dibenahi dengan menggunakan sistem digital dan bukan lagi manual. Dengan demikian, akan memudahkan untuk memantau jumlah keluar masuknya barang di Mall UMKM.
“Bisa menggunakan sistem seperti toko modern Alfamart. Itu kan memudahkan pencatatan transaksi, dan bisa dipantau. Kalau pakai sistem manual ini kan sulit dan lebih repot,” ucapnya. [tem/but]







