Surabaya (beritajatim.com) – PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) gerakkan ibu-ibu Bulak Banteng untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga mereka. Sedikitnya ada 400 ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan.
Keseimbangan gizi keluarga menjadi fokus Ajinomoto karena saat ini maaih banyak keluarga yang belum memahami cara mengolah agar gizi seimbang bisa tercapai. Ketakutan lainnya adalah bahaya kelebihan Gula Garam Lemak (GGL) penyebab pemyakit jantung, koleaterol, diabetes serta penyakit lainnya.
“Ibu sebagai penyedia makanan yang sehat dan bergizi memegang peran yang sangat penting. Setiap hari para ibu yang menentukan menu makanan keluarga. Dengan makanan yang sehat dan asupan gizi yang seimbang keluarga dapat tumbuh dengan baik,” ungkap Rina Sukaesih, Direktur PT Ajinomoto Indonesia saat ditemui dalam acara GEMBIRA (Gerakan Masak Bergizi Bersama Ajinomoto Health Provider) yang digelar di Palm Park Hotel, Kapas Krampung Surabaya, Rabu (14/12/2022).
Ajinomoto menyadari, asupan gizi yang baik adalah hal besar yang patut disoroti dan keluarga merupakan pondasi yang sangat penting bagi perkembangan suatu generasi. Keluarga yang sehat dapat menghasilkan bangsa yang sehat dan kuat di masa depan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ajinomoto”]
Gizi yang baik merupakan modal penting bagi pertumbuhan generasi Indonesia. Dengan gizi yang lengkap, perkembangan mental dan fisik generasi muda Indonesia akan bertambah baik, sehingga dapat tumbuh menjadi bangsa yang kuat.
Rina juga menyebutkan, Surabaya mampu menduduki salah satu penjualan terbaik di Jatim. Selama ini ajonomoto berusaha memberikan kelezatan tetapi sekarang harapan hidup masyarakat dengn gizi seimbang.
“Kami membagikan pentingnya asupan gizi seimbang untuk keluarga, bagaimana cara memilih makanan yang baik dengan mengutamakan asupan gizi seimbang melalui narasi “isi piringku”, dan kami juga mensosialisasikan pentingnya pembatasan asupan garam melalui pesan “Bijak Garam” yang kami sampaikan. Melalui edukasi hari ini, kami mengharapkan pengetahuan para ibu akan pentingnya asupan makanan yang baik dan mengandung gizi seimbang semakin bertambah,” harapnya.[rea]






