Lamongan (beritajatim.com) – Lomba Masak Otak-otak dalam rangka Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-454 Tahun 2023 digelar. Kegiatan ini dimotori oleh Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Lamongan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, Rabu (21/6/2023).
Bertempat di Halaman Pendopo Lokatantra Lamongan, pelaksanaan lomba ini dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum dan diikuti oleh 50 peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu. Para peserta ini berasal dari berbagai daerah.
Bupati Yuhronur mengungkapkan bahwa lomba otak-otak ini berbahan dasar ikan. Dia juga menyebut, lomba ini merupakan salah satu treatment Pemkab Lamongan untuk meningkatkan kegemaran masyarakat dalam mengkonsumsi ikan sebagai pencegahan stunting.
Baca Juga: Gali Potensi Lokal, HCML ‘Support’ Kreasi dan Inovasi SDN Jate, Pulau Giliraja Sumenep
“Potensi ikan yang besar ini harus terus kita dorong, supaya konsumsi ikan sebanding dengan hasil ikan. Terlebih tantangan besar tahun 2024 target 14 persen, sedangkan Lamongan 12 persen,” ungkap Yuhronur, Rabu (21/6/2023).
“Sehingga kita terus lakukan treatment dengan berbagai cara agar segera ada percepatan, berbagai inovasi juga terus kita lakukan agar meningkatkn kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan bagi penurunan stunting,” imbuhnya.

Yuhronur menjelaskan bahwa sedari dulu Lamongan dikenal sebagai daerah kuliner. Oleh sebab itu, pihaknya berharap, penciptaan menu otak-otak berbahan dasar ikan ini dapat menambah variasi dan cita rasa yang nantinya digemari dan jadi pilihan masyarakat saat berkunjung ke Lamongan.
“Menu atau masakan ini nanti akan kita perkenalkan secara luas di masyarakat Indonesia dan dunia. Karena kuliner Lamongan sudah mempunyai daya saing tersendiri dan pembeda,” katanya.
Baca Juga: Suami Istri Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Kembalikan Uang Negara Rp 2,6 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PMD, M. Zamroni menyampaikan bahwa lomba ini diharapkan mampu menambah khazanah dan kekayaan cita rasa otak-otak sebagai oleh-oleh khas Lamongan. Selain itu, lomba ini juga untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pengelolaan makanan berbahan dasar ikan.
“Iya, lomba ini dalam rangka memperkaya potensi sumber daya alam dan meningkatkan sumber daya manusia. Pengelolaan hasil perikanan di Lamongan ini tentu akan menambah khazanah, kekayaan dan cita rasa otak-otak,” ujarnya.
Lebih lanjut, tutur Zamroni, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mencanangkan pembangunan sorum yang nantinya akan menampung produk-produk Lamongan, baik olahan makanan, minuman, maupun kerajinan asli Lamongan. Dengan demikian, program peningkatan ekonomi semakin baik.
“Ajang lomba masak ini mengklasifikasikan dua kategori, yakni olahan wajib yang dimasak secara langsung berbahan dasar bandeng, serta olahan bebas yang berbahan dasar ikan selain bandeng. Untuk penilaian lomba, telah didatangkan 3 juri dari Indonesian Chef Association, Chef Ari Wahyu, Chef Chidir Hariadi, dan Chef Farikh Makhfudh,” paparnya.
Sementara itu, salah satu peserta bernama Shokib, asal Plumpang Sukodadi mengaku memperoleh informasi perlombaan masak otak-otak berbahan dasar bandeng ini dari media sosial dan grup WhatsApp.
Shokib bersyukur karena bisa ikut berpartisipasi dalam perlombaan ini. Shokib menamai masakan otak-otak buatannya dengam sebutan otak-otak Jelitheng.
“Mengetahui informasi lomba ini dari media sosial. Otak-otak yang saya buat namanya Otak-otak Jelitheng, ini tidak menggunakan kelapa tapi menggunakan bumbu rawon atau kluwek. Harapannya nanti bisa menjadi juara,” ujar Shokib.
Baca Juga: TP PKK Kabupaten Sidoarjo Ajak Remaja Ini Andil Turunkan Stunting
Hal senada juga dikatakan Budiharto, peserta lomba yang berasal dari Kecamatan Sambeng. Budiharto mengaku, dirinya rela harus pulang-pergi dari Malang ke Lamongan untuk mengikuti technical meeting hingga lomba otak-otak ini.
“Saya kan kerja di Malang. Kemarin itu technical meeting saya bela-belain ke sini, kemudian tadi malam itu dari Malang langsung ke Sambeng menyiapkan bahan masakan, lalu langsung ke sini. Dapat informasi lomba ini dari grup UMKM Sambeng. Kalau Otak-otak saya ini diaplikasikan dengan saus asam manis,” bebernya. [riq/ian]






