Solo (beritajatim.com) – Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya kagum dengan persaudaraan Bonek dengan Pasoepati. Menurut Aji, hal positif ini seharusnya diikuti oleh elemen suporter lainnya.
Bonek dan Pasoepati memang pernah berseteru. Namun konflik itu sudah lama berakhir. Kini suporter Persebaya dan pendukung Persis Solo tersebut berkawan akrab.
Keakraban Bonek dengan Pasoepati ditandai dengan Pohon Cinta Pasoepati-Bonek yang ditanam pada 8 Januari 2011 silam. Dulu, pohon jenis Sawo tersebut hanya setinggi setengah meter. Kini menjulang sekitar 10 meter.
Pohon inilah yang menjadi simbol perdamaian antarsuporter Surabaya dengan Solo. Tidak ada lagi bentrokan. Yang ada semuanya saling berangkulan.
Baca Juga: Aji Santoso Masih Pertimbangkan Turunkan Ernando Ari
Aji Santoso pun terkagum-kagum dengan hubungan erat di antara Bonek dan Pasoepati. Yang menurutnya mampu menjaga keakraban itu selama lebih dari satu dekade.
“Alhamdulillah sekarang Bonek dan Pasoepati sudah berhubungan baik dan rukun. Ini sangat indah apabila diikuti oleh suporter lain,” terang Aji.
Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu menyempatkan berkunjung ke Pohon Cinta Pasoepati-Bonek pada Jumat (23/6/2023). Aji mengaku sudah berkeinginan untuk mengunjungi pohon ini sejak empat tahun lalu.
“Pohon ini memberikan pesan, menumbuhkan cinta antarsuporter,” bilang mantan kapten tim Persebaya itu. (faw/ted)






