Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan ini akses internet di Indonesia mengalami gangguan atau kerap disebut dengan server down, khususnya bagi pengguna fiber optik Indihome serta provider dari Telkomsel yakni simpati. Menanggapi hal tersebut, tahukah Anda ada beberapa Negara yang memiliki akses internet tercepat, bahkan sampai 382.24 Mbit/sekon. Mana saja? Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber:
Norwegia
Norwegia memiliki koneksi internet secepat 37.96 Mbit/s yang membawa negara ini di urutan ketiga, sebagai negara dengan akses internet tercepat sedunia. Hal ini karena pemerintah Norwegia ikut andil dalam masalah koneksi internet. Selain itu Negara ini juga memiliki bisnis yang harus diimbangi dengan koneksi internet yang cepat.
Lithuania
Menempati posisi kedua, ada Negara Lithuania yang memiliki kecepatan akses internet sekitar 43.89Mbit per detiknya. Negara yang memiliki luas wilayah 65.200 km2 ini dihuni oleh lebih dari 2,8 juta orang. Karena memiliki luas wilayah yang kecil dan tidak terlalu banyak penduduk, menjadikan negara ini memiliki akses internet cepat.
Setidaknya tercatat ada 32 perusahaan penyedia layanan internet (ISP). Meskipun operator ADSL atau akses transmisi data yang lebih cepat melalui kabel tembaga telepon dimonopoli oleh LT Teo (operator jaringan telepon tetap terbesar di Lithuania) namun layanan yang diberikan masih sangat memuaskan. Lithuania bahkan memiliki sambungan internet dengan fiber optik ke pemerintahan tertinggi di Eropa.
Korea Selatan
Negara ini ada di urutan pertama, yakni memiliki jangkaun internet secepat 46.18 Mbit/s atau sekitar 382.24 Mbit/s dalam jaringan 5G. Untuk urusan teknologi Korea Selatan (Korsel) memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Internet memang telah diprioritaskan sejak 13 tahun yang lalu oleh pemerintah Korsel, terbukti saat ini Negara tersebut memiliki akses internet paling cepat No.1 di dunia.
Selain dari pihak pemerintah, faktor lain yang membuat koneksi internet di Korsel sangat cepat yakni karena didukung oleh fasilitas canggih. Selain itu setiap warganya disarankan untuk memiliki komputer sendiri. Pemerintah Korsel menetapkan biaya untuk pemasangan dan jaringan internet dengan murah, mereka juga telah mengeluarkan banyak uang untuk memaksimalkan koneksi internetnya. [rsf/esd]






