Blitar (beritajatim.com) – Polres Blitar Kota akan melakukan rekayasa lalu lintas selama kegiatan sholawat bersama Gus Iqdam yang digelar di alun-alun Kota Blitar pada Jumat (27/10/23) malam. Jalan Merdeka dan jalan Semeru pun akan ditutup total oleh Satlantas Polres Blitar Kota dan Dishub.
Penutupan ini akan dilakukan mulai habis maghrib atau pukul 18.00 hingga 24.00 WIB. Kendaraan yang hendak menuju alun-alun Kota Blitar pun akan dialihkan menuju jalan Veteran hingga tembus di jalan Mastrib.
Sementara kendaraan dari arah Barat yang hendak melintasi alun-alun Kota Blitar, akan diarahkan menuju jalan Anjasmoro hingga tembus ke jalan Kartini.
“Ini jalan yang menuju Jalan Merdeka itu ditutup, Seruni, Mastrib juga ditutup,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Muhammad Taufik Nabila, Jumat (27/10/23).
Sejumlah jalan yang menuju alun-alun pun juga akan ditutup oleh Satlantas Polres Blitar Kota. Adapun jalan yang ditutup tersebut adalah Kenangga, jalan Masjid, jalan Seruni, serta Jalan Merapi.
Warga yang hendak mengikuti kegiatan sholawat bareng Gus Iqdam pun diharapkan bisa parkir di tempat yang telah ditentukan. Dan nantinya bisa berjalan kaki menuju alun-alun Kota Blitar yang merupakan tempat digelarnya kegiatan sholawat bareng Gus Iqdam.
“Jalan Merdeka dan Semeru itu akan steril dari kendaraan ini, rekayasa lalu lintas ini kami lakukan demi kelancaraan lalu lintas juga,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Inspektorat Periksa Bupati Blitar Terkait Sewa Rumdin Wabup
Satlantas Polres Blitar sendiri akan menerjunkan 57 personil untuk mengamankan jalannya arus lintas selama kegiatan sholawat bareng Gus Iqdam. Polres Blitar Kota dan Dishub pun mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang akan mulai dijalankan usai maghrib nanti malam.
Kegiatan sholawat bareng Gus Iqdam ini merupakan rangkaian peringatan hari santri Nasional yang jatuh 22 Oktober 2023 kemarin. Diperkirakan kegiatan ini akan dihadiri oleh ribuan masyarakat dari wilayah Blitar dan sekitarnya. [owi/but]






