Surabaya (beritajatim.com) – Saat nge-vlog jadi kebutuhan, action cam bisa jadi produk alternatif untuk mendukung aktivitas kita. Bukan semata biar eksis, tapi juga kualitas produk yang dihasilkan, yakni video, bisa lebih bervariasi.
Action cam itu apa sih? Action cam adalah kamera digital kecil dan kokoh yang dirancang untuk merekam video dan foto dalam kondisi ekstrem. Kamera ini biasanya tahan air, tahan guncangan, dan tahan debu, membuatnya ideal untuk aktivitas seperti olahraga, perjalanan, dan vlogging.
Action cam umumnya berkuran kecil dan ringan, sehingga mudah dibawa dan dipasang di berbagai tempat. Meski demikian, action cam baru rata-rata sudah memiliki resolusi tinggi. Mereka mampu merekam video dengan resolusi 1080p atau 4K, menghasilkan gambar yang tajam dan detail.
Action cam kebanyakan memiliki sudut pandang lebar, sehingga mampu menangkap lebih banyak ruang dalam setiap frame. Kelebihan lain yang dimiliki adalah stabilisasi gambar, untuk mengurangi goyangan dan getaran saat merekam video, dan tahan air.
Ya, produk ini rata-rata mampu digunakan di dalam air, tentu saja pada kedalaman tertentu. Action cam, untuk memudahkan user cepat berbagi, juga dilengkapi wi-fi dan bluetooth. Dengan demikian, kita bisa melakukan transfer file dan kontrol kamera dari jarak jauh. Selebihnya, action cam banyak juga yang memiliki fitur tambahan, seperti GPS, slow motion, dan time-lapse.
Masalahnya, action cam cenderung memiliki durasi baterai yang lebih pendek daripada kamera smartphone atau kamera vlog lainnya. Kualitas audio yang ada umumnya juga tidak cukup menjanjikan.
Dengan kemampuan seperti ini, action cam bisa menjadi perangkat yang sangat tepat untuk para vlogger, terutama bagi mereka yang suka membuat vlog dengan tema, misalnya, olahraga ekstrem, traveling, daily life, kulineran, dan masih banyak lagi.
Seperti produk teknologi kebanyakan, action cam kini tumbuh dengan fitur, spesifikasi, dan harga yang beragam. Beberapa malah berani memasang banderol relatif murah, bahkan ada yang di bawah Rp 1 juta, jauh berbeda dengan produk action cam premium alias para pelopor.
Meski demikian, dari pantauan yang ada, harga action cam yang cukup baik umumnya lebih mahal daripada kamera smartphone atau kamera vlog lainnya.

Tips Memilih Action Cam
1. Tentukan kebutuhan dan anggaran Anda
Pikirkan untuk apa Anda akan menggunakan action cam. Apakah untuk merekam video olahraga ekstrem, perjalanan santai, atau vlogging? Berapa banyak yang ingin Anda keluarkan untuk action cam? Harga action cam bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
2. Lakukan riset
Baca ulasan online dan bandingkan spesifikasi berbagai action cam. Tonton video review di YouTube. Tanyakan rekomendasi kepada teman atau keluarga yang memiliki action cam.
3. Pertimbangkan fitur-fitur penting
Khususnya resolusi, pilih action cam dengan resolusi minimal 1080p untuk kualitas gambar yang baik, lalu sudut pandang lebar, stabilisasi gambar, ketahanan dalam air, wi-fi ataupun bluetooth, hingga keberadaan GPS, slow motion, dan time-lapse.
4. Beli dari penjual yang terpercaya
Beli action cam dari toko online atau offline terpercaya. Bacalah kebijakan pengembalian dan garansi sebelum membeli.
Rekomendasi Action Cam Murah Berkualitas
AKASO EK7000
Action cam ini menawarkan resolusi 4K, sudut pandang lebar, dan tahan air hingga 30 meter dengan harga yang terjangkau.
SJCAM SJ8 Pro
Action cam ini memiliki layar sentuh, Wi-Fi, dan Bluetooth, serta tahan air hingga 30 meter.
APEMAN A80
Action cam ini memiliki resolusi 4K, stabilisasi gambar elektronik, dan Wi-Fi dengan harga yang murah.
EKEN H9R
Action cam ini memiliki layar sentuh, Wi-Fi, dan Bluetooth, serta tahan air hingga 10 meter.
Victure AC900
Action cam ini memiliki resolusi 4K, sudut pandang lebar, dan tahan air hingga 30 meter.
Ingatlah bahwa harga murah bukan berarti murahan. Dengan riset yang cermat dan mengikuti tips di atas, Anda dapat menemukan action cam yang murah namun berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan Anda. (hdl/ted)






