Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pelaku perampasan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota terpaksa dihadiahi timah panas. Sebelum melakukan perampasan terhadap barang milik korban, kedua pelaku juga meminta korban yang masih berstatus pelajar untuk berpose mesum dan difoto serta dicabuli.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, kedua pelaku terpaksa dilakukan upaya penegakan hukum keras dan terukur. \\\”Pelaku curas dan pencabulan. Modusnya mengikuti korban, di TKP sepi dihentikan dengan ancaman memaksa korban membuka pakaian,\\\” ungkapnya, Jumat (28/12/2018).
Masih kata Kapolresta, kedua korban RZ (16) dan NP diminta melakukan posisi yang tidak selayaknya dalam kondisi terikat dan telanjang. Kedua korban ditelajangi oleh pelaku, kemudian dipaksa untuk berpose mesum dan difoto oleh pelaku dengan menggunakan handphone (HP) milik pelaku. NP dicabuli kemudian ditinggal, sementara barang rampasan dibawa kabur.
\\\”Tersangka pernah melakukan tindakan pencurian dan dihukum di Lapas. Ini dua kalinya, korban statusnya pelajar dan keduanya sering pulang bareng. Saat lewat ke jalur sepi, tersangka mendapat kesempatan mengikuti kedua korban. Sebelumnya, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama dan di tahan di Jateng,\\\” katanya.
Salah satu pelaku, Eko Nugroho (23) mengaku, belum sempat menjual barang rampasan milik korban. \\\”Belum ada pembeli sehingga belum dijual. Spontan saja, kebetulan lewat melihat korban. Tidak ada rencana, tidak kenal dengan korban. Tadinya mau jalan-jalan ngopi di Rolak, kemudian melihat korban ke jalan sepi. Spontan mengikuti,\\\” tuturnya.
Kedua pelaku masing-masing, Eko Nugroho (23) warga Dusun Selorejo, Desa Tlogo Geneng, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Suparno (30) warga Dusun Sapon, Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Sejumlah barang milik korban berhasil diambil oleh para pelaku.
Yakni satu buah HP merk Samsung J2 Prime warna gold, satu buah HP merk Xiomi Note 3 warna gold, satu buah dompet warna hitam yang berisikan uang tunai sebesar Rp400 ribu, satu buah dompet warna pink berisikan uang tunai sebesar Rp50 ribu, satu buah dompet warna biru berisikan uang tunai sebesar Rp100 ribu.
Satu buah dompet warna hitam yang berisikan uang tunai sebesar Rp66 ribu, dua buah tas sekolah warna merah biru dan hitam yang berisikan buku pelajaran dan satu unit sepeda motor Honda Beat nopol S-5306-NY warna merah. [tin/suf]





