Jombang (beritajatim.com) – Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) Jatim menyayangkan sweeping buku diduga berhaluan komunis yang dilakukan oleh Koramil 0809/ 11 Pare Pare, Kediri. Penyitaan ratusan buku tersebut dilakukan di tiga toko buku di wilayah Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (26/12/2018).
\\\”Kami mengecam aksi tersebut karena bertentangan dengan semangat kemerdekaan intelektual, termasuk yang berkaitan dengan Peristiwa 1948, 1965 dan setelahnya. Aksi pemberangusan tersebut juga berlawanan dengan salah satu prinsip syariah, yakni kewajiban agama untuk menjaga kemerdekaan berfikir (hifdz al-aql),\\\” ujar kordinator JIAD Jatim Aan Anshori, Sabtu (29/12/2018).
Aan lalntas Meminta aparat hukum dan militer untuk menghentikan fobia-komunisme yang nantinya bisa menimbulkan kegaduhan politik yang kontraproduktif bagi semangat reformasi. Selain itu juga meminta kepada semua pihak agar secara serius melindungi kemerdekaan dan kebebasan intelektual, bukan malah menyebarkan teror-psikologis.
\\\”Menyerukan kepada masyarakat agar tidak ragu membaca semua karya-karya yang berkaitan dengan sejarah masa lalu Indonesia, terutama yang berkaitan dengan PKI dan Komunisme, agar semakin dewasa dan adil dalam menyikapi sejarah,\\\” katanya menegaskan.
Sebelumnya, anggota Koramil 0809/ 11 Pare mengamankan ratusan buku yang diduga berisi tentang komunisme dari tiga toko buku di wilayah Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri.
Yaitu, Toko Buku Q Ageng satu dan dua di Jalan Brawijaya No. 67 Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri dan Toko Buku Abdi Jalan Brawijaya No. 123. Dari tiga toko tersebut merupakan milik dua orang. [suf]
Data dari Koramil 0809/11 Pare menyebutkan judul dan jenis buku yang diambil antara lain;
1). Toko Q Ageng jln. Brawijaya No. 24
a). Empat karya filsafat : 11 buah.
b). Menempuh jalan rakyat ( DN Aidit) : 4 buah.
c). Manifesto Partai Komunis : 5 buah.
e). Benturan NU PKI 1948 – 1965 : 4 buah.
f) Negara dan revolusi : 2 Buah
g). Orang\\\\\\\” di persimpangan kiri jalan : 21 buah.
h) . Nasionalisme, Islamisme, Marxisme : 14 buah.
i) . Oposisi rakyat : 4 buah.
j). Gerakan 30 September 1965 : 3 buah.
k). Catatan perjuangan 1946-1948 : 8 buah.
l). Kontradiksi MAO-Tse – Sung : 18 buah.
m). Negara Madiun : 15 buah.
n). Menempuh jalan rakyat DN Aidit : 4 buah.
o). Islam sontoloyo : 5 buah.
p). Sukarno orang kiri revolusi & G 30 S 1965 : 2 buah.
Q). Maestro partai komunis : 4 buah.
r). Komunisme ala Aidit : 2 buah.
s). Di bawah lentera merah : 1 buah
t). Lenin : 3 Buah
Total Buku di Toko Q Ageng jln. Brawijaya No. 24 sebanyak = 119 buah
3). Toko Buku Abdi jln. Brawijaya No. 123 Adapun judul/jenis buku yang diambil dan jumlahnya sebagai berikut:
1. Gerwani : 3 buah
2. Islam sontoloyo : 1 buah.
3. Negara Madiun : 8 buah.
4. Di bawah lentera merah : 7 buah.
Total Buku Abdi jln. Brawijaya No. 123 = 19 Buah





