Surabaya (beritajatim.com) – Pergantian tahun 2018 ke 2019 tinggal beberapa hari lagi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, menggerakan seluruh jajarannya untuk menggelar operasi premanisme serta juru pakir (jukir) liar untuk diamankan selanjutnya dilakukan pendataan.
Upaya itu dilakukan untuk menciptkan suasana aman dan nyaman dan tidak ada gangguan Kamtibmas di Kota Surabaya saat perayaan Tahun Baru 2019. \\\”Untuk hari ini saja ada 186 preman dan jukir yang diamankan,\\\” kata Rudi kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (28/12/2018).
Operasi sengaja digelar menjelang perayaan pergantian tahun baru, dengan harapan agar pada perayaan situasi tetap berjalan kondusif tanpa ada ancaman kejahatan, khususnya di wilayah kota Surabaya.
Selain operasi tersebut, perwira tiga melati di pundak ini juga menyampaikan untuk warga Surabaya yang ingin merayakan pergantian tahun baru 2019 disilakan asalkan dilakukan secara tertib dan aman. \\\”Mari kita sama-sama \\\’Jogo Suroboyo\\\’ ciptakan situasi aman dan kondusif,\\\” pungkasnya. [gil/suf]





