Jombang (beritajatim.com) – Sejumlah proyek PT KAI (Kereta Api Indonesia) seperti pengerjaan rel jalur ganda atau double track di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun dihentikan untuk sementara.
Hal itu terkait padatnya perjalanan kereta api pada masa angkutan Hari Natal dan tahun baru 2019. \\\”Beberapa titik proyek jalur ganda yang dianggap menganggu dihentikan untuk sementara waktu,\\\” kata Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko kepada sejumlah wartawan di Stasiun KA Jombang, Senin (17/12/2018).
Dia menjelaskan, manajemen PT. KAI memberlakukan masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 selama 18 hari. Yakni, mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. Pada masa angkutan Nataru ini, seluruh petugas diberi tugas untuk mengamankan perjalanan kereta api.
\\\”Ada surat edaran Direktorat Jendral Perkeretaapian (Ditjenka) soal pekerjaan jalur ganda yang mengganggu dihentikan sementara. Sedangkan yang tidak mengangu tetap dikerjakan seperti biasa,\\\” ujar Ixfan.
Ixfan mencontohkan, salah satu pekerjaan yang dihentikan yakni penggantian jembatan di sungai Brantas di titik 259 yang direncanakan pada Selasa (18/12/2018). Karena waktunya mepet dengan Nataru, pekerjaan akan diundur.
\\\”Terdapat dua paket perkerjaan jalur ganda diwilayah daop 7 Madiun, mulai dari Kedungbanteng – Madiun dan Madiun – Jombang. Kemudian di Kertosono ada 2, yakni penggantian jembatan, pekerjaan jalur ganda dan ada penggantian wessel,\\\” imbuh merinci. [suf/kun]





