Surabaya (beritajatim.com) – Kasus amblesnya Jalan Gubeng akibat dampak dari proyek pembangunan basement yang diduga salah konstruksi menjadikan publik Surabaya was-was.
Wajar saja, saat ini di Kota Pahlawan tengah banyak proyek yang tengah melakukan pembangunan pembangunan basement. Salah satunya adalah cagar budaya milik Pemkot Surabaya, Balai Pemuda. Di sana, rencananya akan dibangun mall dengan dua lantai di bawah tanah.
Kepada beritajatim.com, Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengungkapkan jika proyek basement itu Ia jamin aman. Berbeda dengan proyek perluasan RS Siloam yang dimiliki oleh swasta, proyek Balai Pemuda 100 persen dikerjakan oleh APBD dan dilakukan oleh Pemkot Surabaya.
\\\”Ya beda lah. Kalau itu (Balai Pemuda) aman itu. Mulai perencanaaan, pengawasan hingga eksekusinya itu dilakukan oleh Pemkot Surabaya langsung. Nggak usah khawatir,\\\” kata Wakil Wali Kota Whisnu.
Untuk proyek-proyek basement lainnya yang dimiliki oleh swasta, politisi PDIP ini pun menjamin Pemkot Surabaya akan segera melakukan pengawasan dan evaluasi.
\\\”Kita akan monitor semuanya. Untuk preventif agar yang seperti ini (kasus Jalan Gubeng) tidak terulang,\\\” pungkas Whisnu.
Sebagai informasi, untuk proses penyelidikan sebab pasti amblesnya Jalan Gubeng, Pemkot Surabaya telah menggandeng tim ahli dari ITS Surabaya. Labfor Mabes Polri pun turun langsung untuk melakukan penyelidikan. Diharapkan, hasil penyelidikan bisa keluar dalam waktu dekat. [ifw/but]





