Bojonegoro (beritajatim.com) – Dalam sehari, peristiwa kebakaran di Kabupaten Bojonegoro terjadi dua kali. Penyebabnya hampir sama, yakni tersulut oleh bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Peristiwa kedua, karena saat menambal ban api kenyulut bensin eceran yang tumpah.
Saat itu sekitar pukul 11.15, Faizin seorang penambal ban sedang menambal ban. Saat proses menambal, api tiba-tiba menyambar bensin eceran yang tumpah. Kemudian dengan cepat api langsung membesar dan membakar bengkel serta kios burung milik Dafid yang berada di sampingnya.
Pos Pemadam Kebakaran Kecamatan Baureno menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.56 WIB dari saksi yang menyebut bahwa bengkel yang ada di Desa Sumberejo, RT 27 RW 09 Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro terbakar.
Mendapat laporan tersebut, kemudian petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi. Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, petugas mengerahkan 13 personil dengan menggunakan empat mobil fire truck. \\\”Pemadaman juga di back up pos kota serta dibantu oleh masyarakat setempat,\\\” ujarnya, Sabtu (15/12/2018).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisinya yang dekat dengan jalan raya jurusan Bojonegoro – Surabaya sehingga sempat menarik perhatian pengguna jalan. Apalagi api dengan asap hitam pekat membumbung ke langit.
Peristiwa kebakaran sebelumnya terjadi di Dusun Kerdu RT 12 RW 03 Desa Purworejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Satu korban, Yanto (30) mengalami luka bakar di bagian punggung. Saat itu korban sedang menggoreng ikan dan percikan minyak mengenai BBM jenis premium yang berada di bak plastik terbuka. Api dengan cepat membakar rumah yang berdinding kayu hingga luluh lantak. [lus/kun]





