Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan setempat mengadakam sosialisasi penyaluran bea siswa pendidikan kepada pengurus Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). Acara berlangsung di Ruang Jayabaya, Pemkab Kediri.
Seluruh Ketua dan Pengurus GNOTA di setiap lembaga sekolah hadir dalam kegiatan ini. Mulai dari tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, se-Kabupaten Kediri. Jumlah peserta tercatat sebanyak 27 orang.
Sekretaris GNOTA Kabupaten Kediri, Aji Indra mengatakan, kegiatan ini untuk membantu pendidikan di jenjang SD ke SMP dan SMP ke SMA.
“Untuk biaya pendaftaran masuk sekolah ke jenjang selanjutnya, dengan jumlah penerima di Kabupaten Kediri total sekitar 5.000 siswa. Bantuan diambilkan dari APBD,\\\” ungkapnya.
Kali ini bantuan bantuan bea siswa yang disalurkan untuk 2.000 anak. Penerima setiap kecamatan berbeda. Ada kecamatan dengan penerkma 70 siswa dan ada yang lebih.
Masih katanya, teknks penyaluran bantuan dari GNOTA yaiyltu, setiap pengurus membagikan ke setiap kecamatan dan juga dilakukan penyaluran buku.
“Untuk siswa SMP mendapatkan uang bantuan sebesar Rp 1 juta. Sedangkan untuk siswa SMA mendapat Rp 1,5 juta. Dalam penerimaan bantuan tersebut disalurkan melalui rekening yang besangkutan masing-masing, “pungkasnya.
Bila ada siswa yang belum tercover oleh sekolahan, maka siswa tersebut bisa mengajukan secara mandiri. Caranya dengan membawa berkas-berkas persyarata ke kantor GNOTA yang ada di Jalan Letjen Suprapto, Burengan, Kota Kediri.
GNOTA adalah sebuah organisasi sosial nirlaba, independen dan transparan yang didirikan pada 29 Mei 1996. GNOTA merupakan sebuah gerakan inisiatif dari masyarakat untuk menjaga agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang lebih baik. (adv/nng)





