Ponorogo (beritajatim.com) – Dandim 0802/Ponorogo Letkol (Inf) Made Sandy Agusto dan Kapolres Ponorogo AKBP Radiant makin mesra dalam menjaga situasi dan kondisi di Ponorogo. Termasuk menjaga keamanan hati para lansia di bumi reyog.
Meski peringatan Hari Ibu jatuh pada Sabtu (22/12/2018) namun keduanya memilih hari Jumat (21/12/2018) untuk melakukan aksi nyatanya. Pada Jumat berkah tersebut keduanya beriringan bersama para anggotanya mendatangi UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan di Ponorogo.
Seperti putera yang lama tidak bersua dengan ibunya sendiri, keduanya membasuh kaki para ibu lansia. Setelahnya mereka menyuapi para nenek tersebut. Ada sekitar 37 ibu lansia yang ada di UTP tersebut. Tidak semuanya dibasuh kakinya atau disuapi oleh dua petinggi aparat keamanan di Ponorogo tersebut. Tapi rona bahagia jelas telihat dari para ibu berusia senja yang mungkin tak lagi punya sanak saudara tersebut.
Lansia yang tidak bisa turun dari ranjang karena sakit pun disambangi. Mereka disapa, diajak berbincang hangat. Sebuah bingkisan pun diserahkan sebagai tanda kasih sayang keduanya kepada para ibu tersebut.
“Hari Ibu adalah ruang penyegaran ingatan kita akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan seorang ibu dalam melahirkan, membesarkan dan mendidik anak bangsa ini. Dari merekalah hadir bangsa yang besar, yaitu Bangsa Indonesia,” ungkap Letkol (Inf) Made Sandy Agusto.
AKBP Radiant mengatakan, kehadiran mereka di panti sosial tersebut merupakan ungkapan rasa terima kasih kepada kaum ibu.
“Bersilaturahmi dengan mereka yang telah berusia lanjut adalah bentuk kasih sayang terhadap kaum perempuan yang telah melahirkan, membesarkan dan mendidik generasi anak Indonesia,” katanya.
Sedangkan bagi warga Panti Tresna Werdha, kunjungan ini menjadi pemacu semangat untuk tetap percaya diri dan lebih berarti, sehingga dapat menjalani hari-hari di Panti Sosial Tresna Werdha dengan lebih baik. [dil/but]





