Sidoarjo (beritajatim.com) – Seorang ayah tega mencabuli anak tirinya di Sidoarjo. Korban sebut saja Bunga (9), di Tanggulangin, yang diduga digauli MN (35) ayah tirinya.
Kasus itu terungkap setelah PR (30), ibu kandung Bunga merasakan keanehan pada anak kandungnya yang masih duduk di kelas 3 SD tersebut. Setelah didesak ada apa, dengan polosnya mengaku ‘dikerjai’ ayah tirinya.
Terduga pelaku MN berstatus duda beranak 1 satu. MN menikah dengan PR yang juga berstatus janda beranak satu. Setelah menikah, mereka tinggal serumah dengan dua anak bawaan masing-masing. “Si MN itu duda dapat PR janda. Masing-masing punya satu anak dan tinggal serumah,” ungkap Ketua RT tetangga korban, Rabu (7/6/2023).
Masih menurut Ketua RT, kehidupan keduanya selama ini terlihat baik-baik saja dan tidak ada masalah. Namun beberapa hari terakhir, MN tidak terlihat lagi di rumah mereka. Biasanya ikut pertemuan warga, tapi beberapa hari tidak terlihat.
“Dimungkinkan tak terlihatnya terduga pelaku MN tersebut berkaitan dengan laporan istrinya ke Polresta Sidoarjo beberapa waktu lalu. PR melaporkan suaminya sendiri ke Polresta Sidoarjo, karena merasa kesal dengan ulah biadabnya, yakni mencabuli anak tirinya yang masih duduk di kelas 3 SD tersebut,” ungkap RT.
Perbuatan MN membawa perubahan drastis pada Bunga. Korban yang biasanya periang, berubah drastis menjadi pendiam. Selanjutnya PR mencoba bertanya pada Bunga. Saat itu pula, Bunga bercerita kepada ibunya sambil menangis dicabuli ayahnya sebanyak 2 kali saat tidur malam. “Mendengar penuturan Bunga, PR langsung marah dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo,” ucap sumber di lokasi.
BACA JUGA:
Serdadu Nelayan Sidoarjo Deklarasi Dukung Muhaimin Iskandar Jadi Presiden 2024
Terpisah, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan laporan terkait pencabulan yang dilakukan ayah tiri di kawasan Tanggulangin. Dan masalah tersebut sekarang sudah ditangan Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. “Perkara tersebut sekarang dalam penyelidikan anggota Unit PPA Satreskrim,” tegasnya. (isa/kun)






