Tuban (beritajatim.com) – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Lestari Kabupaten Tuban dalam satu tahun per 31 Desember 2022 sudah memasang 45.108 sambungan aktif, sedangkan di tahun 2023 bulan Mei sudah ada 508 sambungan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Lestari Slamet Riyadi bahwa kebutuhan pokok air minum untuk masyarakat masih terus meningkat permintaannya.
“Pelanggan baru mayoritas karena ada hunian – hunian baru, pengembangan perumahan, sebagian juga rumah tangga baru,” ucap Slamet Riyadi. Rabu (07/06/2023).
Ia menjelaskan, jumlah pelanggan berdasarkan audit per 31 Desember 2022 sebanyak 45.108 sambungan aktif dan penambahan pelanggan hingga Mei ada 508 sambungan. Menurutnya, permintaan sambungan sampai dengan bulan – bulan berikutnya masih akan terus ada.
“Wilayah perkembangan operasional Perumda yang kami kelola mencakup 16 Kecamatan dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban,” ucapnya.
Dari 20 Kecamatan tersebut, kecuali Kecamatan Kerek, Kenduruan dan Singgahan karena sudah memiliki Hipam sendiri, kemudian Kecamatan Senori dan Kecamatan Bangilan dijadikan satu.
“Kalau Senori kami ikutkan Bangilan ya, cuman ada sebagian ikut di kami,” tutur Slamet Riyadi.
Baca Juga: Mengenal Jemaah Haji Termuda Asal Tuban yang Berusia 23 Tahun
Ia menambahkan, guna mencukupi kebutuhan air bersih untuk pelanggan maupun masyarakat Kabupaten Tuban, Tirta Lestari telah mengelola 42 sumur bor yang tersebar di beberapa titik wilayah Kecamatan.
“Di wilayah kota ini bersumber di Kecamatan Merakurak ada, Bektiharjo Kecamatan Semanding sebagian ada, Pengeboran di Tasikmadu Kecamatan Palang ada 2 sumur, Sugihwaras Kecamatan Jenu 1, Sugiharjo 1 di Widengan Semanding 1 Kalau hanya mengambil dari bektiharjo ya tidak ngatasi, karena memang tidak mengeksploitasi berlebihan,” paparnya.
Perlu diketahui, biaya pemasangan air minum rumah tangga baru sekitar Rp 1.240.000,- dan untuk perusahaan atau industri Rp 1.870.000,- belum termasuk crossing jalan dan galian aspal.
“Biaya bulanannya termurah Rp 37.500,- dengan pemakaian maksimal 10 m³, kalau lebih dari itu ada tambahan biaya per m³ antara Rp 2.045,- hingga Rp 10.650,- tergantung jenis kelompok pelanggan,” kata Slamet Riyadi.
[berita-terkait number=”2″ tag=”tuban”]
Tak hanya itu, di Kabupaten Tuban kepatuhan pelanggan mencapai angka 98,46 persen, artinya tidak ada tunggakan yang signifikan. Sebab di era digitalisme pembayaran semuanya dimudahkan bisa melalui BRImo, BNI Mobile, Shopee, Tokopedia, Lazada, Alfamart, Indomaret dan loket yang bekerjasama dengan Perumda Tirta Lestari.
“Adapun layanan pelanggan, aduan gangguan dan pasang sambungan baru dapat melalui website info.perumdaairminumtuban.co.id atau layanan telepon (0356) 321478 atau 327241,” pungkasnya. [ayu/ted]






