Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berharap relawan semakin profesional dan terlatih serta semakin memiliki skill dalam menghadapi bencana, khususnya di bumi Majapahit. Ini disampaikan saat membuka Pelatihan Gabungan (Latgab) Urban Search And Rescue (Usar) dan navigasi digital di Komplek Kasumi, Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang.
Pelatihan gabungan Usar dan navigasi digital yang diinisiasi oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto ini diikuti oleh berbagai elemen lembaga relawan dari provinsi Jawa, Bali, Aceh hingga Sulawesi. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 3-4 Juni 2023. Turut hadir Basarnas, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Ketua FPRB Kabupaten Mojokerto dan Forkopimca Gondang.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, kegiatan pelatihan yusar dan navigasi digital tersebut digelar dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) relawan yang diselenggarakan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Bupati berharap relawan semakin profesional dan terlatih serta semakin memiliki skill dalam menghadapi bencana,
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto sangat mendukung sekali kegiatan pelatihan ini. Ini pelatihan yang pertama di wilayah provinsi jatim khususnya di Kabupaten Mojokerto. Secara geografis, geologis, hidrologis dan demografis Kabupaten Mojokerto memiliki wilayah yang rawan dari berbagai ancaman bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun faktor manusia,” ungkapnya, Sabtu (3/6/2023).
Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat bersama-sama bertanggung jawab dalam hal pengurangan resiko bencana. Bupati menjelaskan, jika pelatihan gabungan yusar dan navigasi digital tersebut merupakan komponen penting dalam sistem tanggap darurat.
BACA JUGA:
Bupati Mojokerto Canangkan Sensus Pertanian 2023
“Mari kita bersama bertanggung jawab mengurangi resiko bencana di Kabupaten Mojokerto melalui program-program pembangunan, perlindungan masyarakat dari dampak bencana, penjaminan pemenuhan hak masyarakat yang terkena bencana serta pemulihan kondisi dari dampak bencana. Hal ini karena relawan penanggulangan bencana merupakan penggerak awal pada saat terjadi bencana dan tahap tanggap darurat bencana,” imbuhnya.
Dengan pelatihan tersebut, Bupati berharap relawan bisa menjadi tenaga profesional yang sangat terlatih dan terampil dalam mencari, mengevakuasi dan memberikan pertolongan pertama pada korban. Meski di lingkungan yang sulit dan berbahaya sekalipun karena jenis penyelamatan ini bersifat sangat teknis dan membutuhkan banyak keterampilan, pelatihan dan kerjasama tim. [tin/kun]
![Ini Harapan Bupati Mojokerto untuk Relawan saat Buka Latgab Usar dan Navigasi Digital Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat membuka Latgab Usar dan navigasi digital di Komplek Kasumi, Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230603_183407_OoyWU9bt7z.jpeg)





