Surabaya (beritajatim.com) – Ripal Wahyudi, gelandang Persebaya asal Garut Jawa Barat ini memang menjadi sorotan tersendiri bagi bonek. Bukan hanya gaya permainannya yang ‘ngosek’, gaya rambutnya pun menyamai legenda Persebaya, Eri Erianto.
Namun sejatinya, Ripal tidak mengetahui mengapa style-nya kerap disamakan dengan Eri Erianto. Bahkan, banyak yang memanggilnya Ripal ‘mulet’ karena style rambutnya seperti yang tengah hits saat ini, yakni potongan ‘mulet’.
Diceritakan Ripal, sebenarnya dia tidak mengerti apa itu gaya potongan mulet karena memang terbilang gagap teknologi dan tidak mengikuti perkembangan gaya hidup saat ini. “Sebenernya rambut saya tuh awalnya gondrong, terus pengen rapiin sampingnya aja ke tukang potong rambut, eh jadinya kaya gini. Katanya nama potongan mulet, saya tertawa saja karena saya tidak tahu, tapi saya tidak mempermasalahkan siapapun memanggil saya dengan nama apa saja, karena mereka sayang,” ungkap Ripal.
Bukan hanya suporter yang memberi julukan sebagai ‘Eri Junior’ hingga ‘mulet’. Pelatih Persebaya, pun juga memiliki julukan lain untuk pemain berusia 22 tahun ini. Tiap kali latihan, Aji Santoso berteriak ‘Jabrik’ kepada Ripal saat memberikan intruksi kepada pemain jebolan Bhayangkara FC ini.
Menurut Aji, gaya rambutnya yang Jabrik membuat dirinya memiliki nama kesayangan untuk sang pemain yang telah mencetak satu gol dari pertandingan ujicoba melawan Bali United lalu. “Iya, saya panggil Jabrik memang rambutnya style-nya Jabrik kan,” ucapnya sambil tersenyum.
BACA JUGA:
Persebaya Buka Peluang Uji Coba di Yogyakarta
Bahkan di sosial media, suporter pun melontarkan komentarnya. “Maenmu ngilingno bonek dan bonita karo alm cak Eri Irianto, ngosek ngeyel. Terusno cak Ripal mainmu koyok ngunu, salam satu nyali wani,” tulisnya. (way/kun)






