Jombang (beritajatim.com) – Seorang pencuri berjaket merah kombinasi hitam turun dari sepeda motor matic warna putih. Dia kemudian menuju Masjid An-Nur Dusun Branjang Desa Sidokerto Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
Pria tersebut tengak-tengok. Lalu menuju kamar mandi masjid. Selanjutnya, memasuki masjid tersebut. Ternyata kedatangan pria bercelana hitam ini bukan untuk menjalan ibadah salat. Namun justru melakukan tindak kejahatan.
Dia kemudian mengeluarkan obeng yang ada di dalam tasnya. Lalu mencongkel kotak amal kaca. Nah, uang dalam kotak amal tersebut dikuras semuanya. Kemudian dimasukkan ke dalam tas. Belum puas, pemuda ini mengangkat ketak amal lainnya yang berukuran lebih besar.
Dia mencoba menjebol gembok di kotak amal warga hijau tersebut, namun gagal. Hanya uang dalam kotak amal kaca yang berhasil ia kuras. Lalu meninggalkan masjid An-Nur. Aksi kriminal peria tersebut terekam kamera CCTV yang ada di masjid. Dari situ diketahui kejadian Kamis (1/6/2023) sekitar pukul 02.00 dini hari.
“Kami baru tahu saat persiapan salat subuh. Pintu dan jendela kami buka. Lalu menyalakan pengeras suara. Dari situlah kami tahu ada kotak amal yang sudah dirusak gemboknya. Setelah kami periksa ternyata uangnya sudah hilang semua,” ujar marbot Masjid An-Nur, Muzaki (46), sembari menunjuk kotak amal yang dimaksud.

Usai salat subuh, Muzaki melaporkan kejadian tersebut kepada takmir masjid. Tak menunggu lama, langsung dilihat rekaman CCTV. “Nah, dari rekaman sangat jelas terlihat. Pelakunya naik motor matic warna putih. Datang dari arah selatan. Lalu ke masjid untuk mencuri uang di kotak amal,” lanjutnya.
BACA JUGA:
Ngumpet di Kamar Mandi, Maling Kotak Amal di Kediri Akhirnya Menyerah
Muzaki juga mengatakan bahwa pihaknya juga sudah melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Mojowarno. Termasuk menyerahkan bukti rekaman CCTV sebagai bahan untuk melakukan penyelidikan. “Uang yang dibawa dari kotak amal itu sekitar Rp 300 ribu,” pungkas Muzaki. [suf]






