Surabaya (beritajatim.com) – Ozzy Bulte, salah satu peserta hampir tidak bisa mengikuti tes UTBK di Unesa, Kamis (25/5/2023) sore tadi. Dia tak diperkenankan masuk ruangan karena mengenakan kaos. Beruntungnya, ada tim IT UTBK, Fino Ardiansyah yang saat itu baru saja memeriksa perangkat di ruangan tes meminjamkan hemnya kepada Ozzy.
Ozzy menceritakan, bahwa dirinya dari rumah mengenakan sepatu, celana panjang dan membawa dokumen yang disyaratkan. Hanya saja, ia memang berkaos. Itu tidak dia sadari sampai akhirnya ditegur salah satu pengawas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ketika pengecekan metal detector di depan ruangan.
Saat ditanya, peserta asal Sidoarjo itu beralasan jika dirinya tidak mendapatkan informasi mengenai ketentuan berpakaian peserta UTBK. “Saya gak tahu informasi dan gak gabung grup peserta UTBK gitu. Tadi di rumah sempat kepikiran sih mau bawa baju hem. Karena kepepet dan baru saja jemput adik pulang, saya takut telat dan macet di jalan, jadinya ke sini pake kaos dan hoodie saja,” aku Ozzy.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/utbk-2023-gelombang-2-ini-perlengkapan-wajib-bagi-peserta/
Melihat itu, Fino lantas meminjamkan hemnya kepada Ozzy. “Pengawas suruh saya cari kemeja kan, karena posturnya beda. Namun, karena waktunya mepet banget jadinya tak suruh pakai baju saya saja. Saya bilang, pakai saja, yang penting kamu bisa ikut tes,” ungkap Fino.
Kebetulan, Fino saat itu juga mengenakan baju dalam dan ada hoodie, jadinya ketika hemnya dipinjamkan ke peserta tidak jadi masalah buatnya. “Saya harap dia nyaman, soalnya baju itu saya pake buat aktivitas sejak subuh tadi, jadinya agak berbau keringat gitu,” kata Fino.
Setelah selesai menjalani tes, Ozzy menyampaikan ucapan terima kasih berkali-kali kepada Fino. Dia merasa sangat terbantu. Peserta tersebut mengatakan bahwa tesnya berjalan lancar dan tidak ada kendala apa-apa.
Sementara itu, Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa, Dr Sukarmin mengatakan, dari tes sesi pertama sampai hari ini baru kali pertama ini peserta mengenakan kaos. Sempat ada kasus yang sama, tetapi itu tahun lalu ada satu peserta yang tidak mengenakan sepatu, tetapi dipinjamkan sepatu oleh tim Unesa.
Dia menegaskan, untuk syarat dan ketentuan UTBK sudah disosialisasikan jauh-jauh hari dalam berbagai kesempatan. Bahkan, di media sosial dan website panitia pusat sudah ada, begitupun dengan di media sosial dan website kampus penyelenggara.
“Ketentuan tesnya sudah ada semua. Di website ada, di media sosial Unesa juga ada. Bahkan beritanya banyak. Jauh-jauh hari kami sudah menghimbau kepada peserta untuk mengecek informasi, cek syarat dan ketentuan tes,” ucapnya.
Agar tidak terjadi hal yang sama, Sukarmin mengimbau kepada peserta sesi berikutnya untuk membaca kembali ketentuan tes, memeriksa kembali dokumen yang disyaratkan. “Selain itu juga perlu mempersiapkan diri. Harapan kami semoga adik-adik tesnya nyaman dan lancar dan hasilnya sesuai harapan,” tandasnya. [ipl/kun]






