Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 2.000 relawan di Blitar menggelar longmarch mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden. Mereka yang tergabung dalam Relawan Jaringan Militan Ganjar (Jari Tangan) berjalan kaki dari Istana Gebang menuju Makam Bung Karno.
Kelompok relawan yang diinisiasi mantan Wali Kota Surakarta, FX Rudyatmo ini berasal dari sejumlah daerah. Mulai dari Jawa Tengah seperti Kebumen, Solo, hingga Yogyakarta.
Dari Indonesia Timur yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua. Ribuan relawan itu kemudian melakukan longmarch dari Istana Gebang ke Makam Bung Karno Kota Blitar.
Dewan Pengarah Jaringan Militan Ganjar Pranowo (Jari Tangan), FX Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Rudy mengatakan, Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo adalah penerus cita-cita proklamator kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Soekarno. Ganjar dinilai sosok yang pas untuk meneruskan cita-cita Bung Karno dan mampu menjaga negera Indonesia dari para koruptor.
“Saya sampaikan demikian karena beliau mengikuti kegiatan partai mulai PDI sampai PDI Perjuangan. Maka, beliau tanpa ada pemerintah ketua umum, beliau tidak melangkah ke mana-mana,” ujar Rudi di Istana Gebang, Blitar, Minggu (20/5/2023).
Baca Juga:
Ganjaris Blitar Raya Sambut Jaritangan di Istana Gebang
FX Rudy mengatakan Relawan Jaritangan mendukung penuh Ganjar Pranowo maju menjadi calon presiden di Pemilu 2024. Relawan Jaritangan menganggap Ganjar Pranowo merupakan anak ideologis Bung Karno yang taat pada partai.
Dikatakannya, Relawan Jaritangan memilih Kota Blitar sebagai tempat deklarasi karena Kota Blitar menjadi lokasi disemayamkan Proklamator Bung Karno. Hal ini menegaskan bahwa Ganjar merupakan sosok yang menerapkan ideologi Bung Karno.
“Saya sampaikan demikian karena beliau mengikuti kegiatan partai mulai PDI sampai PDI Perjuangan. Maka, beliau tanpa ada pemerintah ketua umum, beliau tidak melangkah ke mana-mana,” ujarnya.
Menurut mantan Wali Kota Solo itu, keputusan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk memilih Ganjar sebagai capres sudah tepat. Rudy yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Solo mengatakan, kepemimpinan Presiden Jokowi harus dilanjutkan oleh penerusnya yang benar-benar mengerti strategi pembangunan Indonesia ke depan.
Baca Juga:
Santri Dukung Ganjar Jatim Fasilitasi Santri Masuk Industri Kreatif
Pemandangan berwarna terlihat dari kostum yang dipakai relawan Jari Tangan. Walaupun yang dideklarasikan merupakan kader PDIP yang khas dengan warna merah, namun massa ada yang memakai kaus hijau NU, putih, bahkan oranye. Rudi sendiri menyatakan bahwa massa yang datang ke Blitar hari ini memang dari berbagai kalangan dengan satu tujuan. Yakni memenangkan Ganjar dengan kedamaian.
“Relawan Jari Tangan mempunyai jargon, tak berharap penghargaan tak perlu pengakuan. Yang penting menang dan kedamaian,” pungkasnya. [owi/beq]






