Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPW LDII Jatim, Amrodji Konawi mengajak seluruh ormas Islam untuk terus bersilaturahmi agar jiwa persatuan dan kesatuan dapat terus dirasakan. Selain itu, warga diminta bersikap bebas atau netral aktif menghadapi Pemilu 2024.
“Negara Indonesia telah merdeka selama 78 tahun. Untuk mempertahankan hal itu perlu diadakan silaturahmi ini untuk mewujudkan kembali rasa kesatuan dan persatuan.
Warga LDII di Jatim bebas aktif atau netral aktif dalam menghadapi tahun politik. Bebas artinya memilih sesuai hati nuraninya. Aktif, jangan sampai tidak memilih partai atau pemimpin nantinya. Siapapun monggo silakan. Monggo bisa berkomunikasi dengan baik bersama LDII,” ujarnya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/silaturahmi-ke-ldii-ketua-golkar-jatim-kami-punya-sejarah-panjang/
Hal itu disampaikan dalam sambutan Silaturahmi Syawal yang diadakan oleh DPW LDII JATIM dengan tema ‘Membangun Silaturahmi untuk Menguatkan Ukhuwah dan Meneguhkan Tegaknya NKRI’, Kamis (18/5/2023) di Aula Pondok Sabilurrosyiddin Annur, Gayungan Surabaya.
Amrozi menambahkan, tema Silaturahmi Syawal terinspirasi dari sejarah bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Tekanan dari penjajah kala itu, memunculkan semangat persatuan di kalangan para pejuang kemerdekaan.
“Jika kita melihat dari sejarah, banyak sekali bangsa yang ingin menguasai Indonesia,” katanya.
Salah satu alasan bangsa lain ingin menguasai bangsa Indonesia adalah karena Indonesia memiliki banyak kekayaan alam. Maka dari itu banyak negara asing yang tergiur ingin menguasai Indonesia dengan cara apapun. Salah satunya adalah memecah belah bangsa Indonesia.
“Dulu negara lain menjajah dengan cara memecah belah bangsa. Kemudian, kita dikumpulkan 1908 dengan Budi Utomo lalu 1928 tercetuslah Sumpah Pemuda hingga akhirnya Indonesia meraih kemerdekaan pada tahun 1945,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP LDII, KH Chriswanto Santoso juga menyampaikan tentang pentingnya silaturahmi dalam era tahun politik saat ini.
“Silaturahmi menjadi penting karena bisa menjadi wahana untuk menentramkan situasi,” ujarnya.
Chriswanto juga menerangkan bahwa politik adalah sebuah kompetisi. Menurutnya, kompetisi adalah hal yang biasa. Namun, perlu dijaga agar tak sampai merusak bangsa.
“Saudara-saudara, jangan sampai hal tersebut merusak bangsa ini sehingga kita melalaikan hal yang lebih penting yakni mencintakan SDM Indonesia,” tuturnya.
Ia juga berharap bahwa silaturahmi akan terus berjalan. Supaya bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih kuat.
“Saya berharap kepada saudara-saudara supaya forum silaturahmi ini akan menjadi silaturahmi yang dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah antarormas,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Asisten III Sekdaprov Jatim, Akhmad Jazuli juga memberikan sambutannya mewakili gubernur. Ia juga menambahkan, bahwa ukhuwah itu sangatlah penting untuk mewujudkan suatu kedamaian. “Kunci kedamaian harus dibangun dengan silaturahim,” pungkasnya. (tok/ted)







