Kediri (beritajatim.com) – Kematian Ali Nurhasan (45) warga Dusun Cakruk, Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri ditangan adiknya sendiri Rio Maharani (42) bikin trenyuh.
Betapa tidak, korban dihabisi oleh pelaku yang juga adik kandungnya sendiri sewaktu bangun tidur di kamarnya. Korban dipukul menggunakan besi dengan panjang kurang lebih 47 cm.
Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan, pada saat kejadian korban sedang tidur di atas ranjang. Tiba-tiba pelaku datang dan memukul korban menggunakan besi.
BACA JUGA : Bangun Tidur, Pria di Kediri Tewas Dihabisi Adik Kandungnya
“Korban dipukul pelaku menggunakan besi dari belakang mengenai kepalanya,” kata AKP Iwan Setyo Budhi.
Akibat pukulan itu, seketika korban tersungkur dan tidak sadarkan diri. Peristiwa tragis itu disaksikan langsung oleh Rita Sugiarto (40) keluarganya.
Spontan, Rita berteriak histeris. Teriakan Rita terdengar hingga ke tetangga. Yusuf, tetangga terdekat pun berlarian ke rumah korban. Dia merampas besi yang dipegang oleh pelaku kemudian membuangnya.
Sempat dilarikan ke Rumah Sakit SLG Kabupaten Kediri, tetapi nyawa korban tidak tertolong. Sedangkan pelaku telah diamankan oleh anggota Polsek Ngadiluwih.
BACA JUGA : Wali Kota Kediri Berharap Kirab Ritual HUT YM. Mazu Thian Shang Sheng Mu Jadi Event Ikonik
Sebelumnya, Ali Nurhasan (45) warga Dusun Cakruk Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri tewas ditangan adik kandungnya sendiri. Korban dibunuh oleh adiknya Rio Maharani (42) yang mengalami gangguan jiwa.
Kini pihak kepolisian akan membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. [nm/ted]






