Sidoarjo (beritajatim.com) – Masih besarnya angka stunting di beberapa daerah di Jawa Timur, termasuk Sidoarjo menjadi perhatian khusus dari Pengurus Cabang Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PC Ika Unair Sidoarjo).
Penanganan masalah stunting juga menjadi pembahasan dalam rapat kerja (Raker) sekaligus halal bihalal alumni Unair Sidoarjo yang diadakan di Fave Hotel Sidoarjo, Minggu (14/5/2023).
Isu stunting akan menjadi program utama para alumni Unair di Sidoarjo. Apalagi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang sekaligus Ketua Umum Ika Unair menaruh perhatian besar kepada isu stunting ini.
Dalam menyikapi masalah stunting, termasuk di Sidoarjo, Khofifah mengundang khusus para Pengurus Ika Unair Sidoarjo dalam pertemuan di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (12/5/2023) malam lalu.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/14-ribu-peserta-ikuti-utbk-snbt-di-unair-surabaya/
Pada pertemuan khusu tersebut, Khofifah berpesan agar Ika Unair Sidoarjo ikut aktif dalam menurunkan stunting. Bahkan, program ini bisa dilakukan oleh para pengurus cabang Ika Unair di Jawa Timur.
“Saya yakin ini merupakan perhatian khusus Gubernur Jatim kepada teman-teman Pengurus Cabang Ika Unair Sidoarjo. Apalagi PC Sidoarjo ini menjadi indikator keaktifan PC-PC lain di Jatim dan Indonesia untuk pencegahan stunting dan akan menjadi program unggulan. Nanti akan kita kumpulkan PC-PC lain untuk dikerjakan bersama,” ucap Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Ika Unair Indra Nur Fauzi yang hadir dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim Restu Novi Widiani yang juga hadir dalam acara ini mengatakan, alumni Unair bisa mendukung Satgas Stunting yang telah dibentuk. Salah satunya menurunkan angka stunting di Sidoarjo dari 16 persen menjadi 14 persen.
Dalam tausiah halal bihalal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Ainul Yaqin mengungkapkan makna silaturahmi adalah menyambung terus-menerus.
Sementara itu, Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Kizam berharap dengan halal bihalal para alumni bisa lebih berdaya dan guyup. “Yang penting tetap menjaga nama baik almamater dan alumni dan tetap kompak,” himbaunya.
Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Fenny Apridawati, Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan, para Pengurus Wilayah (PW) Jatim, dan Pengurus Pusat (PP) Ika Unair.
Acara halal bihalal makin meriah karena untuk peserta yang hadir dapat menikmati puluhan doorprize menarik yang disediakan panitia. (isa/ted)






