Malang (beritajatim.com) – Pesta demokrasi tingkat desa atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Malang hingga Minggu (14/5/2023) malam ini, dilaporkan aman, lancar dan tertib.
Uniknya, sejumlah Calon Kepala Desa incumbent atau petahana, justru banyak yang tumbang. Proses tranparansi dan kedewasaan masyarakat dalam menentukan pilihannya, menjadi faktor penting terciptanya iklim Pilkades yang damai.
Sementara Kades petahana yang masih diinginkan masyarakat alias terpilih kembali, salah satunya Kades Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Ketua Panitia Pelaksana Pilkades di Desa Gedangan, Kabupaten Malang, Slamet.SW dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara menjelaskan, untuk perhitungan suara Pilkades saat ini dilakukan dengan cara zoom meeting di setiap TPS.
“Dari penghitungan suara nama Hendik Krisdiyanto selaku Kades incumbent nomer urut satu dinyatakan terpilih kembali dengan perolehan sebanyak 3.922 suara. Sedangkan Muhamad Ali Murtadlo calon Kades nomor urut 2 hanya memperoleh 1.496 suara,” ungkap Slamet ditemui di tengah berlangsungnya acara rekapitulasi perhitungan suara, Minggu (14/5/2023).
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/deklarasi-jaka-di-pilpres-2024-airlangga-almamaterku-ganjar-presidenku/
Informasi sementara hasil pelaksanaan Pilkades serentak di 56 Desa se Kabupaten Malang, khususnya di wilayah Malang Selatan berjalan lancar, aman dan terkendali.
Sejumlah Calon Kades Petahana banyak yang tumbang atau gagal terpilih kembali. Salah satunya Kades Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Suwarno. Dari 8.812 pemilih, Suwarno hanya mendapatkan 837 suara. Sementara Arif Iskandar Fatoni pesaingnya, mengantongi 1.929 suara.
Hal serupa juga dialami Kades Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Yonatan. Kades di pesisir Malang Selatan itu kalah tipis. Yonatan dengan nomor urut 1 hanya meraih 1.066 suara . Sementara pesaingnya nomor urut 3 atas nama Agus, meraih 1.185 suara.
Hal serupa juga terjadi di Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kades petahana atas nama Riyanto, kalah tipis sebanyak 171 suara. “Pak Riyanto meraih 2.128 suara. Sedangkan Pak Didik Kades nomor urut 2 meraih 2.309 suara,” ucap salah seorang warga Tawang Rejeni melalui sambungan telepon.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/pilpres-2024-dan-strategi-mencari-insentif-elektoral-wapres/
Tumbangnya Kades incumbent di wilayah Malang bagian Selatan juga terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Dimana Kades Sumberagung yang baru saja menang adalah Mujahid dengan perolehan 2.317 suara. Sedang pesaingnya atas nama Suratemin meraih 1.542 suara.
Terakhir Kades wajah lama yang tumbang adalah Abdul Hafi selaku Kades Majangtengah, Kecamatan Dampit. Dari hasil rekapitulasi perolehan suara itu, nama Abdul Hafi hanya meraih 3.249 suara. Sementaea rival barunya atas nama H. Agus Wahyudi SE, meraih 5.873 suara. [yog/but]






