Kediri (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kediri mendaftarkan 30 bacalegnya ke Kantor KPU setempat, Sabtu (13/5/2023).
Ketua DPC PKB Kota Kediri KH Oing Abdul Muid Shohib mengatakan, rombongannya datang bersama ratusan pasukan gaib alias tak kasat mata.
“Kami membawa 1000 pasukan. Yang kelihatan 40, yang 960 nggak kelihatan,” kata Ketua DPC PKB Kota Kediri, KH Oing Abdul Muid Shohib, Sabtu (13/5/2023).
BACA JUGA : Jadwal Film Evil Dead Rise di Sidoarjo, Mojokerto, dan Kediri Sabtu 13 Mei 2023
Masih kata Gus Muid, pasukan tak kasat mata yang ia bawa tersebut dari Syekh Abdullah Mursyad, seorang penyebar Islam dari Gujarat yang makamnya di Kediri.
Rombongan PKB Kota Kediri sempat berziarah dan tahlil di makam Mbah Mursyad sebelum berangkat ke Kantor KPU.
Mbah Mursyad juga seorang jawara sakti di area pemakaman Setono Landean Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
BACA JUGA : Turnamen Basket Santa Maria Cup 2023 Dibuka, Pemkot Kediri Lakukan Jump Ball Bersama Pemain
“Insya Allah sama Mbah Mursyad tadi diberi pasukan tidak terlihat yang siap mensosialisasikan PKB di Kota Kediri,” jelasnya.
PKB Kota Kediri menerjunkan 30 bacalegnya di Pemilu 2024 ini. Dari seluruh bacaleg tersebut, 30 persen merupakan keterwakilan perempuan.
Selain itu, dari para bacaleg itu, juga terdapat tiga orang inkumben. Termasuk dirinya, Oing Abdul Muid yang mencalonkan kembali di DPRD Kota Kediri.
BACA JUGA : 5.579 KPM di Kota Kediri Terima Bansos Sembako Penyaluran Tri Wulan ke-2
Dalam kesempatan itu, Gus Muid juga menyinggung target PKB yang optimis meraih 6 kursi. Jika dibandingkan pemilu sebelumnya, target tersebut naik dua kali lipat.
“Kita tahun 2019 dapat 22.000 suara yang dapat 3 kursi. Kita berharap secara suara naik, secara kursi juga naik. Sebenarnya dulu di setiap dapil hampir dapat 2 kursi, hari ini kita berharap bukan hanya hampir tapi bisa 2 kursi,” tegasnya.
Sejak dibukanya pendaftaran Bacaleg, PKB menjadi partai ke-9 yang mendaftarkan diri ke KPU. Sementara itu, Partai Gerindra yang sedianya mendaftarkan hari ini, akhirnya menunda pendaftaran. [nm/ted]






