Surabaya (beritajatim.com) – Santri putra berusia 14 tahun asal Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan mengaku dianiaya oleh dua orang senior dan dua pengurus salah satu ponpes di Kecamatan Karas.
Sementara itu, sidang kebaya merah yang mendudukkan dua Terdakwa yakni Aryarota Cumba Salaka alias Aro dan Anisa Hardiyanti mengagendakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi (keberatan atas dakwaan) yang diajukan tim kuasa hukum Terdakwa.
Informasi di atas merupakan cuplikan singkat berita yang populer di Jawa Timur hari ini. Salah satunya berkaitan dengan kasus dugaan penganiayaan seorang santri oleh seniornya. Simak daftar berita populer selengkapnya.
1. Santri Dianiaya Senior dan Pengurus Ponpes di Magetan
Ayah santri dianiaya tersebut, HW (46) tidak terima putranya dianiaya. Dia pun melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Magetan pada Selasa (9/5/2023) pukul 21.40 WIB.
Dia mengetahui putranya dianiaya karena mendapatkan telepon dari salah satu pengurus umum ponpes tersebut. Saat diangkat, yang bicara dalam telepon itu adalah putranya. Santri itu langsung bercerita jika dia dianiaya oleh sang senior berikut pengurus pondok.
Baca selengkapnya: Santri Dianiaya Senior dan Pengurus Ponpes di Magetan
2. Dua Pekerja di Babat Lamongan Tewas Tersengat Arus Listrik Mesin
Jika sebelumnya ada seorang petani di Lamongan yang tewas tersengat listrik dari kabel lampu oven tembakau, kali ini dua pekerja di Kecamatan Babat Lamongan kembali kesetrum aliran listrik mesin. Keduanya pun harus meninggal di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, dua orang yang meninggal karena kesetrum aliran listrik mesin di Babat itu yakni Tarmidi (30), pekerja mekanik asal Kabupaten Blora dan Siswanto (45), pekerja operator asal Dusun Tangar, Desa Bedahan, Kecamatan Babar, Lamongan.
Baca selengkapnya: Dua Pekerja di Babat Lamongan Tewas Tersengat Arus Listrik Mesin
3. Bayi Mungil Ditemukan di Sebelah Warung Soto Lamongan
Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di sebelah timur warung soto ayam ‘Mbakne Bejo’, Dusun/Desa Mekanderejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.
Berdasarkan informasi yang diserap dari pihak kepolisian, bayi bernasib malang yang dibuang orang tuanya itu pertama kali ditemukan oleh Munir (49), seorang pedagang soto asal Dusun Majenang, Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, sekira pukul 04.30 WIB, Selasa (9/5/2023).
Baca selengkapnya: Bayi Mungil Ditemukan di Sebelah Warung Soto Lamongan
4. Sidang Kebaya Merah, Jaksa Berikan Tanggapan Eksepsi Terdakwa
Sidang kasus pornografi yang berlangsung tertutup untuk umum ini digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Para Terdakwa menjalani sidang secara offline. Mereka tampak mengenakan rompi tahanan saat masuk ke ruang sidang.
Kuasa hukum para Terdakwa yakni Nur Badriyah usai sidang mengatakan pihaknya tak bisa menjelaskan secara detail terkait persidangan karena digelar tertutup untuk umum. “Karena sidang tertutup maka kita tidak bisa menjelaskan secara detail materi Persidangan,” ujarnya usai sidang.
Baca selengkapnya: Sidang Kebaya Merah, Jaksa Berikan Tanggapan Eksepsi Terdakwa
5. Profesor Belanda Takjub dengan Gedung Fakultas Kedokteran Unair yang Berusia 100 Tahun
Dalam rangka Hari Jadi gedung Fakultas Kedokteran (FK) yang genap berusia 100 tahun, Unair mendatangkan 3 profesor asal Leiden University Belanda, yakni Prof. dr. Pancras C. W. Hogendoorn, Prof. dr. Jan M. M. van Lith, Prof. dr. Wilco C. Peul, Selasa (9/5/2023).
Usai menjadi Adjunct Professor Inauguration di Aula Fakultas Kedokteran, ketiga profesor tersebut antusias berkeliling gedung FK Unair yang berdiri sejak zaman Belanda, Nederlandsche Indische Artsen School (NIAS).
Baca selengkapnya: Profesor Belanda Takjub dengan Gedung Fakultas Kedokteran Unair yang Berusia 100 Tahun






