Pamekasan (beritajatim.com) – Lapangan Kowel yang seyogyanya menjadi arena latihan maupun pertandingan sepakbola, saat ini dijadikan sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Kolpajung, Pamekasan.
Kondisi tersebut tentunya membuat sejumlah tim yang biasa berlatih maupun bertanding di Lapangan Kowel, terpaksa harus rehat ataupun mencari lapangan lain.
Bahkan tidak menutup kemungkinan, sekalipun Pasar Kolpajung yang tengah direnovasi tuntas, Lapangan Kowel Pamekasan, belum tentu langsung bisa dipakai untuk berlatih, apalagi pertandingan resmi.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, selama ini Lapangan Kowel seringkali digunakan latihan oleh sejumlah tim sepakbola di Pamekasan, di antaranya Perkasa Kowel, Bhayangkara, dan All Star Pamekasan.
Baca Juga: Pedagang Pasar Kolpajung Pamekasan Mulai Direlokasi
“Bahkan tidak jarang, Persepam Pamekasan maupun Tim Porprov Pamekasan, juga biasa latihan di Lapangan Kowel,” kata salah satu pecinta sepakbola Pamekasan, RB Chasboellah, Senin (8/5/2023).
Tidak hanya sejumlah tim internal di lingkungan Askab PSSI Pamekasan, yang menggelar latihan di Lapangan tersebut. Sejumlah tim lain juga seringkali menggunakan lapangan tersebut untuk latihan. “Biasa juga, disitu (Lapangan Kowel) juga dipakai olahraga SMA Negeri 5 Pamakasan,” ungkapnya.
“Bahkan ketika Askab PSSI Pamekasan, mengadakan event atau turnamen sepakbola kelompok umur. Lapangan Kowel juga menjadi salah satu lokasi favorit, artinya Lapangan Kowel banyak yang pakai untuk sepakbola,” tegasnya.
Baca Juga: Pembinaan Pemain Muda dan Persepam Jadi Prioritas PSSI Pamekasan
Untuk diketahui, terdapat sebanyak 1.213 pedagang di Kompleks Pasar Kolpajung Pamekasan, direlokasi ke TPS Lapangan Kowel sejak 27 April 2023 lalu.
Proses relokasi tersebut tidak lepas dari adanya tahap pembangunan kompleks pasar tradisional Kolpajung, yang menerapkan konsep Green Building seiring dengan adanya penetapan pemenang tender.
Bahkan di TPS Lapangan Kowel, seluruh pedagang di kompleks Pasar Kolpajung direlokasi. Mulai dari pedagang konveksi, sepeda, peracang, pecah belah, mamin, elektronik, selip, dan ikan, hingga pedagang daging. [pin/ted]






