Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar mengaku tidak memiliki dana yang cukup untuk memperbaiki seluruh jalan rusak di wilayahnya.
Pada tahun 2023 ini, Pemkab Blitar hanya menganggarkan dana sebesar 105 miliar rupiah untuk perbaikan dan perawatan jalan.
Jumlah tersebut tentunya tidak akan mencukupi untuk memperbaiki jalan rusak yang panjangnya mencapai 300 kilometer. Dinas PUPR Kabupaten Blitar pun saat ini hanya bisa berharap anggaran perbaikan jalan bisa ditambah sehingga permasalahan jalan rusak bisa segera diselesaikan.
“Anggaran untuk perbaikan jalan sangat tidak mencukupi, apalagi kerusakan jalan terjadi dimana-mana, meski sudah ada peningkatan anggaran dari tahun lalu tapi belum mencukupi,” kata Hamdan Zulkifli, Kata Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Blitar, Minggu (07/05/23).
Jalan rusak memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Blitar. Kondisi jalan yang telah rusak sejak 2 tahun lalu, kini semakin parah karena belum adanya perbaikan.
Dinas PUPR Kabupaten Blitar sendiri menyadari bahwa sejak adanya refokusing anggaran pada 2 tahun lalu akan berimbas buruk pada kondisi jalan. Anggaran perbaikan jalan yang dialihkan untuk penanganan Covid-19, nyatanya berimbas pada kurang terawatnya infrastruktur jalan sehingga berujung pada kerusakan.
Dana 105 miliar rupiah diharapkan bisa memperbaiki sejumlah titik kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Blitar. Namun anggaran itu tentu tidak mencukupi untuk memperbaiki 300 kilometer jalan rusak di bumi Penataan.
Pasalnya untuk wilayah Blitar Selatan perbaikan jalan rusak harus dilakukan dengan cara pengecoran beton. Sedangkan biaya pengecoran beton sendiri mencapai Rp.300 juta rupiah untuk panjang 100 meter.
“Wilayah selatan harus dicor beton kalau cuma aspal biasa pasti cepat rusak, karena kontur tanahnya berbeda,” terangnya.
Dengan keterbatasan dana yang diberikan kini Dinas PUPR Kabupaten Blitar fokus melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik saja. Perbaikan jalan ini juga masih bersifat sementara.
https://beritajatim.com/peristiwa/cinta-ditolak-pot-bunga-pemkot-blitar-jadi-pelampiasan/
Salah satu titik yang akan dilakukan perbaikan adalah sepanjang jalan di kecamatan Binangun Kabupaten Blitar. Ada pula jalan desa Tumpakkepuh Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar.
Kedua lokasi itu telah masuk rencana perbaikan jalan yang akan dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Blitar pada tahun ini. Sementara untuk sejumlah titik yang lain masih dalam tahap pembahasan sembari menunggu adanya tambahan anggaran baik dari Pemkab Blitar maupun Pemerintah Pusat.
“Desa Tumpakkepuh dan Binangun yang sudah masuk daftar perbaikan jalan pada tahun ini,” pungkasnya.
Secara umum Pemkab Blitar hanya mengucurkan dana sebesar Rp.165 miliar rupiah kepada Dinas PUPR pada tahun ini. Sebanyak Rp.105 miliar rupiah dialokasikan untuk perbaikan jalan, sementara Rp. 21 miliar lainnya untuk perbaikan dan perawatan jembatan, serta Rp.36 miliar lainnya untuk Drainase. (owi/ted)






