Tuban (beritajatim.com) – Warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mengeluhkan listrik sering padam hingga beberapa hari.
Salah satu warga Dusun Jabung Ipah (48) menceritakan, selama tiga hari berturu -turut listrik sering padam, dari mulai tanggal 2 – 4 Mei 2023, anehnya hanya sisi selatan Dusun Jabung dan Dusun Krapyak saja, sedangkan sisi utara tidak pernah sekalipun padam.
“Nggak hanya tiga kali ini, saking seringnya dan sudah lama sekali kayak gitu,” ucap Ipah.
Ia juga menjelaskan, seringnya mati lampu di jam – jam rawan seperti setelah magrib, pukul 19.00 hingga 20.00 Wib.
“Nggak mesti, kadang habis magrib, kadang ya habis isya, pokoknya pas di malam hari,” ujar dia.
Sementara itu, Tim Leader Teknik ULP PLN Tuban M. Gupron Nurhalim menjelaskan, bahwa adanya gangguan listrik yang terjadi di Desa Sugihwaras maupun yang ada di Kabupaten Tuban perlu adanya aduan dari masyarakat.
Baca Juga:
2 Warga Tuban Mengaku Tertipu Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
“Daerah situ memang sudah lama dengar seringnya mati lampu, dulu bakso 99 pernah membuat aduan, setelah kami telusuri memang dampak dari PJU di Jalan Soekarno Hatta Tuban,” tutur M. Gupron Nurhalim.
Pria yang akrab disapa Gupron ini juga menambahkan, PJU tersebut yakni milik Pemkab Tuban, dari ULP PLN Tuban juga sudah pernah memberikan masukan bahwa harus ditambah KWH khusus untuk PJU di Jalan Soekarno Hatta.
“Itu kan ada 20 lampu PJU dan hanya baru ada satu meteran, kalau bisa itu 10 lampu satu meteran, jadi kalau ada 20 lampu PJU maka harus ada 2 meteran, kurang satu,” terang Gupron.
Pihaknya menduga bahwa tidak kuatnya daya listrik untuk 20 lampu PJU di Jalan Soekarno Hatta, berdampak bagi masyarakat sekitar yakni di Desa Sugihwaras yang jalurnya sama dengan lampu PJU tersebut.
Baca Juga:
Kabar Desa di Tuban Tak Teraliri Listrik, PLN: Itu Sawah
“Selain itu, kami juga perlu adanya aduan masyarakat, bisa melalui call center 123 atau aplikasi PLN Mobile,” kata Gupron.
Sedangkan, sistem pelayanannya menunggu sesuai antrian, sebab sistem tersebut berjalan 24 jam on call. Serta, teknisi dari ULP PLN Tuban juga sudah standby 24 jam untuk melayani aduan dari masyarakat.
“Trackingnya tim teknis bisa kita pantau dimana mereka berada. Jadi mereka keliling sesuai titik koordinat dalam aduan sesuai wilayah kerja masing – masing,” pungkasnya. [ayu/beq]






