Surabaya (beritajatim.com) – Sosok Marcelo Rospide telah diperkenalkan sebagai pelatih baru Persik Kediri. Nakhoda asal Brasil itu menggantikan Divaldo Alves yang tak diperpanjang kontraknya selepas Liga 1 musim 2022/2023. Marcelo menjadi pelatih asing keempat Persik dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.
Selama hampir dua windu itu, Persik lebih banyak mengandalkan jasa pelati lokal. Tercatat hanya ada tiga pelatih impor yang menukangi tim berjuluk Macan Putih tersebut. Mayoritas pelatih asing Persik memang tidak memberikan dampak luar biasa. Seperti membawa tim ini juara.
Berikut tiga pelatih asing Persik Kediri sebelum Marcelo Rospide:
1. Arcan Iurie
Iurie merupakan pelatih asal Moldova. Pemilik nama lengkap Arcan Iurie Anatolievici itu dikontrak Persik pada 4 Februari 2008 silam. Durasinya setahun. Targetnya adalah menjuarai kompetisi 2008. Manajemen Persik pada saat itu percaya bahwa Iurie bisa menjadi suksesor Daniel Roekito.
Namun, kebersamaan Iurie dengan Persik tidak berlangsung lama. Ia memutuskan mundur dari kursi head coach pada November 2008. Krisis keuangan yang membelit Persik Kediri menjadi akar masalahnya. Sehingga Iurie memutuskan pergi karena tidak sepakat soal pemotongan gaji sebesar 60 persen. Setelah itu, ia bergabung dengan Persebaya Surabaya.
https://beritajatim.com/olahraga/profil-lengkap-pelatih-baru-persik-kediri-marcelo-rospide/
2. Javier Roca
Setelah era Iurie, Persik lebih memilih menggunakan jasa pelatih lokal. Mereka baru kembali memakai pelatih asing ketika sudah naik ke Liga 1. Persik memutuskan menggunakan jasa Javier Roca sejak 11 November 2021. Roca merupakan eks pemain Persebaya. Ia berasal dari Cile.
Selama menangani Persik, Roca memberikan 8 kemenangan, 10 kali seri, dan total 11 kali kalah. Persik memasukkan 23 gol dan kemasukan 27 kali. Roca resmi berpisah dengan Persik pada 13 Agustus 2022 lalu. Selanjutnya, Roca bergabung dengan Arema FC.
3. Divaldo Alves
Divaldo dipilih setelah manajemen Persik mendepak Roca. Juru taktik asal Portugal ini cukup familiar dengan Indonesia. Sebab ia pernah melatih Persebaya. Divaldo diperkenalkan sebagai nakhoda anyar Persik pada 27 Agustus 2022. Ia memimpin Persik hingga akhir kompetisi Liga 1 2022/2023.
Selama menjadi pelatih Persik, Divaldo telah memberikan 12 kemenangan, 7 kali seri, dan 8 kekalahan. Bahkan, Divaldo sempat membuat Persik tidak terkalahkan di sembilan pertandingan beruntun. Selama dilatih Divaldo, Persik mencetak 39 gol dan kemasukan 29 kali.
Sekarang giliran Marcelo Rospide yang mendapatkan kesempatan untuk melatih Persik. Ia adalah pelatih kelahiran Porto Alegre, Brasil berusia 52 tahun. Sebagai pelatih, Marcelo Rospide tercatat dua kali menjadi karteker Gremio. Selain itu, ia juga pernah menukangi Gremio Barueri dan Porto Alegre FC.
Kemudian menjadi asisten pelatih di tim Ceara SC, peserta Campeonato Brasileiro Serie B pada Juni 2018. Dan asisten pelatih di tim EC Vitoria. Terakhir, Marcelo Rospide mendapatkan pekerjaan melatih klub Tiongkok Meizhou Hakka pada 2020 lalu.
Saat menukangi Persik Kediri nanti, Marcelo Rospide akan dibantu Alfiat, dan Johan Prasetyo sebagai asisten pelatih. Serta Vitor Tinoco yang bertugas sebagai pelatih fisik. Juga Carlos Salomao sebagai pelatih kiper. (sya/ted)






