Jember (beritajatim.com) – Ramadan sudah berlalu. Namun Ramadan tahun ini sangat berkesan bagi duet pemimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur, Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Selama Ramadan mereka berbagi tugas. Hendy berkeliling Jember non stop setiap hari, termasuk hari libur, untuk melaksanakan program J-Berbagi (Jember Berbagi). Sementara Firjaun menjadi narasumber pengajian kitab Al-Hikam karya Syekh Athoillah Assakandary, di Masjid Roudlotul Mukhlisien yang dibangun Hendy setiap hari menjelang berbuka, kecuali Minggu.
“Ramadan tahun ini lebih bermakna sekarang. Pak Hendy keliling J-Berbagi, saya ngaji dengan masyarakat. Haji Hendy berbagi sembako, saya berbagi ilmu. Mudah-mudahan berkah dan diterima Allah,” kata Gus Firjaun, sapaan akrab Wabup.
Melalui pengajian kitab Hikam, Firjaun mengingatkan kepada warga Jember untuk lebih menempatkan peran dominan Allah dalam segala aspek kehidupan. “Tidak hanya mengandalkan diri. Semua keadaan yang dialami oleh masing-masing kita pasti ada hikmahnya,” katanya.
“Kita adalah hamba yang bodoh, hina, lemah. Karena pertolongan Allah kita bisa menyadari bahwa kita hanyalah hamba,” kata Firjaun.
Sementara Bupati Hendy menyebut Ramadan tahun ini berkesan dengan program J-Berbagi. “Pesan J-Berbagi ini adalah Pemerintah Kabupaten Jember memberikan contoh kepada masyarakat untuk bisa berbagi. Esensinya adalah bersedekah. Saya mengajak kawan-kawan ikut bersedekah. Bukan hanya tangan di bawah tapi juga di atas,” katanya.
Melalui J-Berbagi, Pemkab Jember membiasakan warga penerima bantuan sosial untuk berbagi pula dengan tetangga yang kurang beruntung. “Ada 300 ribu paket bantuan pemerintah pusat dan daerah yang kami bagikan,” kata Hendy.
“Jadi misalkan ada warga yang menerima bantuan 10 kilo beras, satu ons bisa dibagikan ke tetangganya. Jika bisa dilakukan, berarti ada 600 ribu keluarga yang menikmati bantuan pada bulan suci Ramadan. Meski hanya kecil nominalnya, tapi maknanya sedekah. Jadi warga Jember bukan hanya diberi tapi juga bisa tangan di atas. Itu esensi Jember Berbagi,” kata Hendy. [Wir]






